Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    MHTG Siapkan Pusat Layanan Kanker Terpadu

    25-10-2026 - 16.55

    Serbu Promo Sepeda Murah di Transmart

    25-10-2026 - 16.20

    Serbu Diskon Elektronik di Transmart Hari Ini

    25-10-2026 - 14.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • MHTG Siapkan Pusat Layanan Kanker Terpadu
    • Serbu Promo Sepeda Murah di Transmart
    • Serbu Diskon Elektronik di Transmart Hari Ini
    • Belanja Alat Masak Murah di Transmart
    • Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini
    • Serbu Sepeda Listrik Murah di Transmart
    • Rahasia Kekayaan Sang Pencipta ChatGPT Dokter
    • Strategi Baru BI Suntik Likuiditas Rp90 Triliun
    Faktual News
    Home - Market - Stok Beras Nasional Pecahkan Rekor Sejarah
    Market

    Stok Beras Nasional Pecahkan Rekor Sejarah

    24-10-2026 - 14.5503 Mins Read0
    stok beras nasional pecahkan rekor sejarah

    Faktual.news – Kabar baik datang dari sektor ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membawa laporan menggembirakan dalam Sidang Kabinet Paripurna Kabinet Merah Putih yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (23/10). Dalam laporan tersebut, Amran mengungkapkan bahwa cadangan beras di dalam negeri telah mencapai angka fantastis, yakni 4,56 juta ton per Oktober 2026.

    Angka ini bukan sekadar angka biasa, melainkan sebuah pencapaian yang diklaim sebagai yang tertinggi dalam catatan sejarah Indonesia. Amran memberikan perbandingan historis untuk menunjukkan betapa masifnya ketersediaan pangan saat ini. Ia menyebutkan bahwa sejak tahun 1992, stok beras nasional tidak pernah menyentuh level setinggi ini. Sebagai perbandingan, pada masa swasembada di era kepemimpinan Presiden Soeharto tahun 1984, stok beras tercatat berada di angka 2,6 juta ton.

    Stok Beras Nasional Pecahkan Rekor Sejarah
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Stok kita saat ini mencapai 4,56 juta ton, ini adalah yang tertinggi sepanjang sejarah," tegas Amran di hadapan Presiden Prabowo. Meski sempat menyinggung angka 5,37 juta ton yang pernah tercapai di masa lalu, Amran tidak merinci secara spesifik kapan periode tersebut terjadi. Namun, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan stabilitas pasokan untuk masa depan.

    Pemerintah tidak hanya menghitung beras yang tersimpan di dalam gudang-gudang Bulog atau lembaga penyimpan lainnya. Dalam kalkulasi total ketersediaan pangan, pemerintah juga memasukkan komponen standing crop atau tanaman yang saat ini masih tumbuh di lahan pertanian. Estimasi produksi dari tanaman yang masih di lapangan ini diperkirakan mencapai 10 juta ton.

    Selain itu, terdapat komponen tambahan sekitar 10 juta ton yang dikategorikan sebagai kebutuhan sektor "horeka" (hotel, restoran, dan kafe) serta rumah tangga. Jika seluruh komponen tersebut dijumlahkan—mulai dari stok di gudang, produksi di lahan, hingga kebutuhan sektor horeka—maka total ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai angka 25 juta ton.

    Dengan asumsi konsumsi beras nasional rata-rata sebesar 2,5 juta ton per bulan, Amran menjamin bahwa Indonesia memiliki napas yang panjang untuk urusan pangan. Secara matematis, stok 25 juta ton tersebut mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan, atau setidaknya hingga Juli 2027. "Artinya, stok kita aman sampai Juli tahun depan," tambahnya.

    Di sisi lain, Mentan juga melaporkan keberhasilan kebijakan pemerintah dalam menyejahterakan petani. Melalui kebijakan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen dan kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, kesejahteraan petani mengalami lonjakan signifikan. Hal ini tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang kini melonjak ke angka 131, sebuah angka yang diklaim sebagai yang tertinggi sejak tahun 1992 bahkan sejak masa kemerdekaan. Kebijakan ini disebut memberikan dampak positif langsung kepada sekitar 115 juta petani di seluruh pelosok Indonesia.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      MHTG Siapkan Pusat Layanan Kanker Terpadu

      25-10-2026 - 16.55

      Serbu Promo Sepeda Murah di Transmart

      25-10-2026 - 16.20

      Serbu Diskon Elektronik di Transmart Hari Ini

      25-10-2026 - 14.55

      Belanja Alat Masak Murah di Transmart

      25-10-2026 - 14.20

      Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini

      25-10-2026 - 12.55

      Serbu Sepeda Listrik Murah di Transmart

      25-10-2026 - 12.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • MHTG Siapkan Pusat Layanan Kanker Terpadu
      • Serbu Promo Sepeda Murah di Transmart
      • Serbu Diskon Elektronik di Transmart Hari Ini
      • Belanja Alat Masak Murah di Transmart
      • Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.