Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru Sawit Agar Ekspor Tetap Aman

    07-10-2026 - 05.55

    Strategi Baru Pasar Panel Surya

    07-10-2026 - 05.20

    Dana Rp13 Triliun Masuk Kas Negara Buat Apa

    07-10-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru Sawit Agar Ekspor Tetap Aman
    • Strategi Baru Pasar Panel Surya
    • Dana Rp13 Triliun Masuk Kas Negara Buat Apa
    • Aksi Nyata Mandiri di Usia 28 Tahun
    • Ekspor UMKM RI Melejit Drastis
    • Investor AS Makin Percaya Ekonomi RI
    • Misi Besar Menperin Dongkrak Ekonomi 2027
    • Langkah Baru DEWA Rapikan Laporan Keuangan
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru Pasar Panel Surya
    Market

    Strategi Baru Pasar Panel Surya

    07-10-2026 - 05.2002 Mins Read0
    strategi baru pasar panel surya

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia kini tengah menyusun strategi besar untuk mengubah arah peta perdagangan panel surya nasional. Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas kebijakan proteksionisme Amerika Serikat yang menerapkan tarif bea masuk tinggi terhadap produk panel surya asal Indonesia. Kebijakan dari Negeri Paman tersebut dinilai menjadi hambatan serius bagi eksportir lokal untuk menembus pasar global yang sangat kompetitif.

    Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa tingginya hambatan tarif di Amerika Serikat memaksa pemerintah untuk memutar haluan. Alih-alih memaksakan penetrasi ke pasar AS yang semakin tertutup, pemerintah kini memilih untuk memperkuat fondasi industri energi terbarukan di dalam negeri dengan mengoptimalkan penyerapan pasar domestik.

    Strategi Baru Pasar Panel Surya
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Dengan adanya bea masuk yang tinggi, kita tidak bisa lagi mengandalkan pasar tersebut. Oleh karena itu, kami akan mendorong produksi dalam negeri dan memperkuat permintaan domestik, dengan target kapasitas mencapai 100 megawatt," ujar Airlangga saat memberikan keterangan di Jakarta Selatan, Selasa (6/10).

    Langkah pengalihan fokus ke pasar domestik ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem industri panel surya yang lebih stabil dan mandiri. Dengan memperkuat permintaan dari dalam negeri, produsen lokal diharapkan dapat mencapai skala ekonomi yang lebih efisien sehingga mampu bersaing secara kualitas maupun harga di pasar nasional.

    Namun, Airlangga juga mengakui bahwa perjalanan menuju kemandirian energi bersih ini masih menghadapi tantangan besar, terutama dari sisi regulasi. Ia menekankan perlunya percepatan penyusunan infrastruktur hukum yang kuat guna mendukung ekosistem energi bersih di tanah air agar lebih kompetitif dan terukur.

    Selain masalah tarif, tantangan global lainnya yang disoroti adalah munculnya skema perdagangan berbasis lingkungan, seperti Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) dan European Union Deforestation Regulation (EUDR) dari Uni Eropa. Airlangga menjelaskan bahwa regulasi global ini akan mengubah peta persaingan harga di pasar internasional.

    Di masa depan, produk yang diproduksi menggunakan energi hijau (green energy) diprediksi akan mendapatkan harga premium karena dianggap lebih ramah lingkungan. Sebaliknya, produk yang masih menggunakan energi konvensional atau non-hijau kemungkinan akan mengalami tekanan harga karena dianggap tidak memenuhi standar keberlanjutan global.

    Terkait hubungan perdagangan dengan Uni Eropa, Airlangga memastikan bahwa isu CBAM dan EUDR tidak mengganggu proses perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA). Saat ini, draf perjanjian tersebut sudah memasuki tahap akhir perancangan hukum. Pemerintah menargetkan proses ratifikasi dapat segera dilakukan setelah seluruh aspek legalitas selesai disusun.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru Sawit Agar Ekspor Tetap Aman

      07-10-2026 - 05.55

      Dana Rp13 Triliun Masuk Kas Negara Buat Apa

      07-10-2026 - 02.55

      Aksi Nyata Mandiri di Usia 28 Tahun

      07-10-2026 - 02.20

      Ekspor UMKM RI Melejit Drastis

      06-10-2026 - 23.55

      Investor AS Makin Percaya Ekonomi RI

      06-10-2026 - 23.20

      Misi Besar Menperin Dongkrak Ekonomi 2027

      06-10-2026 - 21.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru Sawit Agar Ekspor Tetap Aman
      • Strategi Baru Pasar Panel Surya
      • Dana Rp13 Triliun Masuk Kas Negara Buat Apa
      • Aksi Nyata Mandiri di Usia 28 Tahun
      • Ekspor UMKM RI Melejit Drastis

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.