Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Telkom Sabet Penghargaan Global di London

    26-10-2026 - 10.55

    Harga Emas Antam Stabil Hari Ini

    26-10-2026 - 10.20

    Singapura Respon Pemangkasan Gas RI

    26-10-2026 - 08.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Telkom Sabet Penghargaan Global di London
    • Harga Emas Antam Stabil Hari Ini
    • Singapura Respon Pemangkasan Gas RI
    • Solusi Air untuk Petani di Lahan Kering
    • Pesta Diskon Transmart Hari Ini
    • Serbu Diskon Gila Transmart Hari Ini
    • Banjir Diskon Alat Rumah Tangga di Transmart
    • Ekonomi Lampung Melejit Berkat Kebijakan Petani
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru BI Longgarkan Likuiditas Pasar
    Market

    Strategi Baru BI Longgarkan Likuiditas Pasar

    25-10-2026 - 08.5503 Mins Read1
    strategi baru bi longgarkan likuiditas pasar

    Faktual.news – Bank Indonesia (BI) tengah mengambil langkah strategis untuk memperkuat stabilitas sistem keuangan dengan cara melonggarkan likuiditas di pasar uang. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mengurangi penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) secara bertahap. Kebijakan ini bertujuan agar dana yang sebelumnya terserap dalam instrumen moneter jangka panjang dapat dialirkan kembali untuk memenuhi kebutuhan likuiditas di pasar uang, baik dalam jangka pendek maupun menengah.

    Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kalibrasi mendalam terhadap instrumen SRBI. Kalibrasi ini mencakup penyesuaian pada sisi imbal hasil (yield) hingga volume likuiditas yang diserap dari pasar. Berdasarkan data yang dihimpun, posisi SRBI sempat menyentuh angka tertinggi di level Rp1.070 triliun. Namun, saat ini posisi tersebut telah menyusut ke kisaran Rp900 triliun.

    Strategi Baru BI Longgarkan Likuiditas Pasar
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Posisi tertinggi SRBI pernah berada di angka Rp1.070 triliun, dan posisi terakhir sudah turun ke angka 900-an triliun. Artinya, kami sebenarnya sudah melepaskan likuiditas sekitar Rp150 triliun dari posisi puncaknya," jelas Erwin dalam keterangannya kepada media, Jumat (23/10).

    Erwin menekankan bahwa pengurangan volume SRBI ini tidak akan dilakukan secara mendadak atau drastis. BI akan bergerak secara terukur dan gradual dengan terus memantau dinamika serta perkembangan likuiditas di pasar. Langkah hati-hati ini diambil guna memastikan transisi berjalan mulus tanpa menimbulkan guncangan atau gejolak yang tidak diinginkan di pasar keuangan.

    Tujuan utama dari kebijakan ini adalah menciptakan keseimbangan (balance) antara likuiditas yang terkunci pada instrumen tenor panjang dengan likuiditas yang tersedia untuk kebutuhan harian. Mengingat SRBI memiliki tenor 6, 9, hingga 12 bulan, penyerapan dana yang terlalu besar pada tenor panjang berisiko mengurangi ketersediaan dana segar di pasar uang harian. Dengan ketersediaan likuiditas yang cukup, diharapkan pergerakan suku bunga pasar uang tetap stabil dalam koridor yang ditetapkan oleh BI.

    Kondisi likuiditas yang terjaga sangat krusial untuk memperkuat transmisi kebijakan moneter. Hal ini memastikan bahwa perubahan suku bunga acuan (BI Rate) dapat tersampaikan dengan efektif ke pasar uang dan kemudian meresap ke sektor perbankan serta ekonomi riil.

    Meski volume penerbitannya dikurangi, BI menegaskan bahwa SRBI akan tetap menjadi instrumen yang menarik bagi investor, terutama investor asing. Penentuan imbal hasil SRBI tetap akan mempertimbangkan berbagai variabel penting seperti BI Rate, ekspektasi inflasi, hingga premi risiko. Hal ini dilakukan agar daya tarik aset rupiah tetap terjaga guna mendukung aliran modal masuk ke dalam negeri.

    Selain melalui penyesuaian SRBI, BI juga menyediakan berbagai pintu likuiditas lain bagi perbankan. Salah satunya adalah fasilitas repo dengan tenor satu minggu hingga 12 bulan menggunakan jaminan surat berharga seperti SBN atau SRBI. Bagi bank yang memiliki kelebihan likuiditas valas, BI juga menyediakan fasilitas swap secara reguler. Langkah-langkah ini diambil untuk membantu perbankan dalam mengelola mismatch antara dana jangka pendek yang mereka himpun dengan penyaluran kredit jangka panjang kepada masyarakat.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Telkom Sabet Penghargaan Global di London

      26-10-2026 - 10.55

      Harga Emas Antam Stabil Hari Ini

      26-10-2026 - 10.20

      Singapura Respon Pemangkasan Gas RI

      26-10-2026 - 08.55

      Solusi Air untuk Petani di Lahan Kering

      26-10-2026 - 08.20

      Pesta Diskon Transmart Hari Ini

      26-10-2026 - 05.55

      Serbu Diskon Gila Transmart Hari Ini

      25-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Telkom Sabet Penghargaan Global di London
      • Harga Emas Antam Stabil Hari Ini
      • Singapura Respon Pemangkasan Gas RI
      • Solusi Air untuk Petani di Lahan Kering
      • Pesta Diskon Transmart Hari Ini

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.