Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Beras Meroket di Seluruh Rantai Distribusi

    02-11-2026 - 16.55

    Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global

    02-11-2026 - 16.20

    Stop Ekspor Lewat Negara Perantara

    02-11-2026 - 14.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Harga Beras Meroket di Seluruh Rantai Distribusi
    • Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global
    • Stop Ekspor Lewat Negara Perantara
    • Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara
    • Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
    • Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten
    • Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia
    • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
    Faktual News
    Home - Market - Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global
    Market

    Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global

    02-11-2026 - 16.2002 Mins Read0
    rupiah tertekan di tengah ketidakpastian global

    Faktual.news – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tren pelemahan pada penutupan perdagangan Senin (2/11) sore. Mata uang Garuda tercatat merosot ke level Rp18.156 per dolar AS. Jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah mengalami penurunan sebesar 9 poin atau setara dengan 0,05 persen.

    Kondisi ini terjadi di tengah fluktuasi mata uang di kawasan Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Di pasar regional, yuan China terpantau menguat tipis 0,11 persen, sementara peso Filipina juga mencatatkan kenaikan sebesar 0,19 persen. Namun, kondisi berbeda dialami oleh ringgit Malaysia yang melemah 0,32 persen, dolar Singapura yang turun 0,05 persen, serta yen Jepang yang terkoreksi 0,10 persen. Selain itu, won Korea Selatan juga mengalami depresiasi cukup signifikan sebesar 0,72 persen, disusul dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,02 persen.

    Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Tren yang beragam ini juga terlihat pada mata uang utama negara-negara maju. Euro Eropa dan poundsterling Inggris masing-masing menguat 0,35 persen dan 0,19 persen. Dolar Kanada juga mengalami apresiasi tipis sebesar 0,01 persen, sementara franc Swiss menguat 0,39 persen. Di sisi lain, dolar Australia justru melemah 0,15 persen terhadap dolar AS.

    Menanggapi pergerakan ini, analis mata uang dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pelemahan tipis rupiah merupakan cerminan dari sikap waspada para investor. Saat ini, pasar sedang berada dalam fase menunggu (wait and see) terhadap sejumlah rilis data ekonomi penting, baik dari dalam negeri maupun global. Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada pelaksanaan pemilu legislatif paruh waktu di Amerika Serikat yang diprediksi akan memengaruhi sentimen pasar keuangan dunia.

    Menurut Lukman, sebenarnya terdapat sentimen positif yang sempat menopang rupiah pada siang hari. Hal ini dipicu oleh rilis data inflasi dan kinerja perdagangan Indonesia yang menunjukkan angka lebih baik dari ekspektasi pasar. Data ekonomi yang solid tersebut seharusnya mampu memberikan bantalan bagi kekuatan rupiah.

    Namun, dukungan dari data ekonomi domestik tersebut harus berhadapan dengan tekanan dari pasar modal. Lukman menyebutkan bahwa aksi jual bersih oleh investor asing di pasar saham Indonesia menjadi beban utama yang menekan nilai tukar rupiah. Aliran modal keluar (outflow) dari pasar ekuitas ini membuat tekanan terhadap mata uang Garuda sulit untuk diredam sepenuhnya.

    Di sisi lain, terdapat sedikit angin segar dari pasar komoditas dan indeks dolar. Indeks dolar AS dan harga minyak dunia terpantau mengalami pelemahan. Penurunan ini didorong oleh optimisme pasar terhadap kemungkinan berlangsungnya perundingan damai di kawasan Timur Tengah, yang diharapkan dapat meredakan ketegangan geopolitik dan stabilitas ekonomi global.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Harga Beras Meroket di Seluruh Rantai Distribusi

      02-11-2026 - 16.55

      Stop Ekspor Lewat Negara Perantara

      02-11-2026 - 14.55

      Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara

      02-11-2026 - 14.20

      Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus

      02-11-2026 - 12.55

      Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten

      02-11-2026 - 12.20

      Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia

      02-11-2026 - 10.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Harga Beras Meroket di Seluruh Rantai Distribusi
      • Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global
      • Stop Ekspor Lewat Negara Perantara
      • Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara
      • Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.