Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus

    02-11-2026 - 12.55

    Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten

    02-11-2026 - 12.20

    Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia

    02-11-2026 - 10.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
    • Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten
    • Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia
    • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
    • Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara
    • Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital
    • Strategi Kadin Kawal Reformasi Ekonomi
    • Strategi Baru Kadin Dongkrak Ekonomi
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten
    Market

    Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten

    02-11-2026 - 12.2003 Mins Read0
    strategi baru bei dongkrak emiten

    Faktual.news – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pasar modal tanah air. Saat ini, otoritas bursa sedang melakukan kajian mendalam terkait efektivitas pemberian insentif pajak bagi perusahaan-perusahaan yang telah melantai di bursa atau emiten. Langkah evaluasi ini diambil guna memastikan apakah skema keringanan pajak yang ada selama ini benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan tercatat.

    Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa evaluasi ini sangat krusial untuk melihat sejauh mana kebijakan fiskal dapat menjadi stimulus nyata bagi para pelaku usaha di pasar modal. Dalam proses penelitiannya, BEI tidak bekerja sendirian. Mereka menggandeng konsultan pajak ternama, PT Dimensi International Tax (DDTC), untuk membedah efektivitas kebijakan tersebut melalui empat pilar utama insentif perpajakan.

    Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Bursa Efek Indonesia bersama dengan PT Dimensi International Tax telah menyelesaikan kajian untuk mengevaluasi efektivitas insentif pajak bagi perusahaan tercatat," ujar Jeffrey saat memberikan keterangan di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (2/11).

    Secara teknis, saat ini terdapat fasilitas bagi emiten yang mampu memenuhi kriteria dan persyaratan tertentu untuk mendapatkan potongan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan sebesar 3 persen. Melalui kajian ini, BEI berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih tajam agar daya tarik pasar modal Indonesia semakin meningkat, baik bagi perusahaan yang sudah ada maupun bagi calon emiten yang sedang bersiap melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).

    Lebih dari sekadar urusan angka, Jeffrey menekankan bahwa fokus kajian pada empat pilar insentif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance). Dengan tata kelola yang lebih baik, perusahaan tidak hanya akan menikmati keuntungan finansial dari insentif pajak, tetapi juga memiliki fondasi yang kuat untuk tumbuh secara berkelanjutan.

    Sebagai bukti nyata manfaat dari ekosistem pasar modal, Jeffrey mencontohkan keberhasilan beberapa pelaku usaha skala kecil yang mampu berkembang pesat hingga naik kelas ke papan pencatatan yang lebih tinggi. Salah satu contoh sukses yang disorot adalah PT Trimegah Karya Pratama Tbk. Perusahaan ini merupakan emiten yang awalnya tercatat di papan akselerasi, namun berkat pertumbuhan bisnis yang solid, mereka berhasil naik ke papan pengembangan.

    Keberhasilan PT Trimegah Karya Pratama Tbk dianggap sebagai representasi bahwa pasar modal bukan sekadar tempat mencari pendanaan jangka pendek. Sebaliknya, bursa adalah wadah bagi perusahaan untuk tumbuh secara organik dan berkelanjutan.

    Jeffrey menegaskan bahwa komitmen BEI adalah mendampingi setiap perusahaan sejak tahap awal hingga mereka mampu bersaing di level global. "Fokus kami bukan hanya sekadar meningkatkan jumlah IPO, tetapi melahirkan perusahaan publik dengan fundamental kuat, tata kelola yang baik, berdaya saing, dan berkelanjutan," pungkasnya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus

      02-11-2026 - 12.55

      Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia

      02-11-2026 - 10.55

      Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini

      02-11-2026 - 10.20

      Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara

      02-11-2026 - 08.55

      Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital

      02-11-2026 - 08.20

      Strategi Kadin Kawal Reformasi Ekonomi

      02-11-2026 - 05.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
      • Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten
      • Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia
      • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
      • Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.