Faktual News Menjelang libur panjang Idul Adha, pasar saham Indonesia memberikan kejutan positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat signifikan pada posisi 7.113,42, menanjak 0,63 persen dari pembukaan di level 7.069,03. Kenaikan ini seakan menjadi kado manis bagi para investor di tengah euforia hari raya.
Data dari faktual.news menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Tercatat sebanyak 23,02 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 1,33 juta kali, menghasilkan total nilai transaksi yang fantastis, yakni Rp16,41 triliun. Meskipun 332 saham mengalami koreksi, jumlah saham yang menguat (279 saham) berhasil mendominasi, dengan 197 saham lainnya stagnan.

Tren positif ini juga terlihat pada indeks-indeks lainnya. IDX30 menanjak 0,36 persen ke angka 417,15, Sri-Kehati naik tipis 0,02 persen menjadi 368,35, LQ45 menguat 0,64 persen ke level 801,70, dan JII bahkan melesat 1,54 persen hingga mencapai 500,11. Kenaikan ini mengindikasikan sentimen positif yang cukup merata di berbagai sektor.
Sektor-sektor unggulan seperti bahan baku (naik 1,74 persen), siklikal (0,68 persen), energi (0,50 persen), dan teknologi (0,29 persen) menjadi penggerak utama penguatan IHSG. Sektor properti (0,25 persen), industri (0,22 persen), dan keuangan (0,07 persen) juga turut berkontribusi positif. Di sisi lain, beberapa sektor mengalami pelemahan, seperti kesehatan (-1,07 persen), non-siklikal (-0,46 persen), infrastruktur (-0,07 persen), dan transportasi (-0,04 persen).
Pergerakan saham individual juga menarik perhatian. PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) tercatat sebagai top gainers. Sementara itu, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), dan PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) berada di daftar top losers. Adapun, saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Merdeka Battery Minerals Tbk (MBMA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Pergerakan saham-saham ini mencerminkan dinamika pasar yang cukup fluktuatif menjelang libur panjang.
