Faktual News Pasar saham Indonesia kembali bergairah! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup hijau pada angka 7.069,03, menanjak 0,34 persen dari pembukaan di level 7.044,82. Kenaikan ini terjadi pada perdagangan 4 Juni 2025, menunjukkan optimisme investor terhadap pasar domestik.
Data dari RTI Business menunjukkan pergerakan yang dinamis. Sebanyak 321 saham menghijau, sementara 292 saham memerah, dan 192 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi harian mencapai angka fantastis, yakni Rp15,48 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 24,78 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,46 juta kali.

Pergerakan indeks sektoral pun beragam. Sektor bahan baku memimpin kenaikan dengan lonjakan 4,60 persen, disusul sektor transportasi (1,53 persen), kesehatan (1,49 persen), siklikal (1,28 persen), dan teknologi (1,14 persen). Sektor infrastruktur, non-siklikal, dan properti juga mencatatkan penguatan, masing-masing sebesar 0,65 persen, 0,63 persen, dan 0,39 persen. Hanya sektor keuangan (-0,75 persen) dan industri (-0,65 persen) yang mengalami pelemahan. Sementara itu, IDX30 dan Sri-Kehati mengalami penurunan tipis, sedangkan LQ45 dan JII menunjukan kinerja positif.
Sorotan tertuju pada saham-saham yang meraih performa terbaik, atau top gainers, yakni PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Merdeka Battery Minerals Tbk (MBMA), dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL). Di sisi lain, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menjadi top losers. Menariknya, MBMA, DEWA, dan BRMS menjadi tiga saham yang paling aktif diperdagangkan. Pergerakan pasar yang dinamis ini tentunya akan terus dipantau oleh para pelaku pasar dan analis untuk melihat tren selanjutnya.
