Faktual.news – Dunia balap motor nasional kembali memanas seiring dengan berlangsungnya ajang bergengsi Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026. Di balik kecepatan para pembalap yang memacu adrenalin di lintasan Mandalika, terdapat faktor krusial yang menjadi penentu kemenangan, yakni kualitas bahan bakar yang digunakan oleh setiap tim peserta.
Dalam kompetisi tingkat tinggi ini, seluruh tim balap sepakat untuk menggunakan Pertamax Turbo sebagai bahan bakar utama. Produk energi dengan angka oktan atau Research Octane Number (RON) 98 ini dipilih karena kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan mesin motor balap yang bekerja pada putaran mesin sangat tinggi. Karakteristik oktan tinggi ini sangat penting untuk memastikan proses pembakaran berlangsung secara sempurna dan meminimalisir risiko knocking atau detonasi pada mesin dengan rasio kompresi tinggi.

Fahmi Basam, pembalap tangguh dari Yamaha LFN HP969 Racing Team, memberikan testimoni langsung mengenai penggunaan bahan bakar tersebut. Fahmi, yang berhasil menyabet gelar Juara Umum di kelas National Sport 150cc (NS150), menyatakan bahwa performa mesinnya tetap stabil dan optimal berkat dukungan Pertamax Turbo.
"Selama menjalani balapan, saya menggunakan Pertamax Turbo dan performanya sangat memuaskan," ujar Fahmi. Baginya, ajang MRS bukan sekadar kompetisi, melainkan laboratorium untuk menguji kesiapan tim sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi, seperti Asia Road Racing Championship (ARRC). Ia memanfaatkan momentum ini untuk melakukan penyetelan (setup) menyeluruh, mulai dari mesin hingga sistem suspensi.
Senada dengan pembalap, dari sudut pandang teknis, Edwin selaku mekanik dari Tim Yamaha NitiRacing DRS35 Pikoli Dynavolt, mengonfirmasi bahwa penggunaan bahan bakar ini tidak menimbulkan kendala teknis pada kendaraan. Menurutnya, konsistensi angka oktan pada Pertamax Turbo sangat membantu tim dalam melakukan tuning mesin.
"Sejauh ini penggunaan Pertamax Turbo sangat aman dan tidak ada kendala. Tarikan motor pun terasa lancar. Tugas kami sebagai mekanik tinggal menyesuaikan pengaturan mesin agar performanya benar-benar maksimal sesuai kebutuhan pembalap," jelas Edwin.
Keberhasilan produk dalam negeri dalam mendukung ajang motorsport ini mendapat apresiasi khusus. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa keterlibatan Pertamax Turbo adalah bentuk komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem motorsport nasional yang kuat.
Baron menyatakan rasa bangganya karena produk anak bangsa mampu dipercaya untuk kebutuhan performa ekstrem di lintasan balap. Ia berharap Pertamina MRS dapat terus menjadi wadah bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk mengasah kemampuan sebelum akhirnya mampu bersaing di kancah internasional. Menurutnya, kolaborasi antara penyedia energi, tim balap, dan industri otomotif adalah kunci utama untuk melahirkan juara dunia dari tanah air.


