Faktual.news – Dunia bisnis energi global tengah menyoroti sosok Lyndal Stephens Greth, seorang wanita tangguh yang kini dijuluki sebagai "Ratu Minyak Texas". Nama Greth mendadak mencuat ke permukaan setelah ia berhasil mengamankan posisi prestisius dalam daftar Forbes 400, yakni menempati peringkat ke-37 orang terkaya di Amerika Serikat. Kekayaan yang ia miliki bukan sekadar angka biasa, melainkan mencapai US$28,5 miliar atau jika dikonversikan ke dalam rupiah setara dengan Rp516,09 triliun.
Dominasi kekayaan Greth berakar kuat pada sektor energi, khususnya pada industri eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi. Sumber utama dari gunung emas yang ia miliki berasal dari kepemilikan saham yang sangat signifikan di perusahaan raksasa Diamondback Energy Inc (FANG). Lonjakan nilai kekayaan keluarga ini terjadi menyusul sebuah langkah strategis di tahun 2024, di mana perusahaan keluarga mereka, Endeavor Energy Resources, resmi diakuisisi oleh Diamondback Energy dalam sebuah kesepakatan bernilai fantastis sebesar US$26 miliar.

Berdasarkan data keterbukaan informasi di pasar modal, keluarga Greth tercatat menguasai lebih dari 100 juta lembar saham di perusahaan energi publik tersebut. Selain dari kepemilikan saham di industri migas, Greth juga sangat piawai dalam mengelola aset melalui struktur family office. Melalui pengelolaan investasi yang strategis dan hasil likuidasi aset, ia berhasil memastikan pertumbuhan kekayaan keluarganya tetap stabil dan terus meroket di tengah dinamika pasar energi global.
Menariknya, kejayaan ini bukanlah sebuah keberuntungan instan, melainkan sebuah warisan yang dikelola dengan kecerdasan tinggi. Darah bisnis minyak sudah mengalir di nadi Greth sejak ia masih kecil. Ia tumbuh besar di lingkungan ekosistem bisnis minyak Texas yang keras. Ayahnya, Autry Stephens, adalah sosok visioner yang mendirikan Endeavor Energy Resources pada tahun 1979. Sang ayah membangun imperium bisnis eksplorasi minyak tersebut dari nol di kawasan Permian Basin, Texas, yang merupakan salah satu pusat energi terpenting di dunia.
Namun, Greth bukan sekadar ahli waris yang pasif. Ia mengambil peran kepemimpinan yang sangat krusial sebagai Ketua Dewan Direksi di Endeavor Energy Resources. Di bawah arahannya, ia mengambil keputusan paling berani dalam sejarah perusahaan: menyetujui penggabungan Endeavor ke dalam Diamondback Energy. Langkah ini secara drastis mengubah profil perusahaan keluarga yang tadinya merupakan perusahaan swasta tertutup menjadi entitas publik yang diperdagangkan secara luas di Wall Street.
Meski memiliki kekayaan yang mampu mengguncang ekonomi, Greth dikenal sebagai sosok yang sangat rendah hati dan menjaga privasi. Ia tidak haus akan popularitas atau eksposur media yang berlebihan. Alih-alih tampil di depan kamera, ia lebih memilih untuk memfokuskan seluruh energinya pada tata kelola perusahaan dan pengambilan kebijakan strategis di balik layar. Karakter low profile inilah yang justru menambah kesan wibawa pada sosok sang Ratu Minyak Texas.


