Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

    15-10-2026 - 08.20

    Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

    15-10-2026 - 05.55

    Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

    15-10-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
    • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
    • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
    • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
    • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
    • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
    • Strategi Baru Sawit Indonesia
    • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
    Faktual News
    Home - Market - Purbaya Kantongi Daerah Krisis Dana Bantuan Segera
    Market

    Purbaya Kantongi Daerah Krisis Dana Bantuan Segera

    23-07-2026 - 05.2002 Mins Read4
    purbaya kantongi daerah krisis dana bantuan segera

    faktual.news – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Kementerian Keuangan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa baru saja membeberkan bahwa pihaknya telah mengantongi daftar daerah yang kondisi keuangannya memprihatinkan. Pemetaan mendalam ini dilakukan dengan menelisik secara cermat posisi uang pemerintah daerah di perbankan serta bagaimana dana tersebut dimanfaatkan.

    "Kami memang memeriksa daerah-daerah mana saja yang kondisi keuangannya tidak sehat. Kami pantau bagaimana uang mereka di bank dan apakah sudah digunakan secara optimal," ungkap Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta Pusat Selasa 21 Juli.

    Purbaya Kantongi Daerah Krisis Dana Bantuan Segera
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sebagai respons pemerintah tidak tinggal diam Purbaya menyebutkan Kemenkeu telah merumuskan besaran peningkatan Transfer ke Daerah TKD yang akan disalurkan khusus bagi wilayah yang membutuhkan suntikan fiskal. Namun detail mengenai jumlah pasti maupun nama-nama daerah penerima bantuan ini masih belum dapat diumumkan.

    Menurut Purbaya rencana strategis ini masih menunggu restu dari Presiden Prabowo Subianto. Selain itu Kemenkeu juga perlu berkoordinasi intensif dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan bahwa daerah yang diusulkan benar-benar layak menerima tambahan dana dari pemerintah pusat.

    "Angka pastinya sudah kami siapkan namun belum bisa kami publikasikan karena saya harus mendapat persetujuan dari Bapak Presiden dan juga berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memverifikasi usulan kami. Belum bisa saya sampaikan sekarang," tegas Purbaya.

    Sebelumnya dalam rapat Kemenkeu bersama Komisi XI DPR RI pada 15 Juli 2026 Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara juga telah mengisyaratkan bahwa pihaknya sedang memetakan kondisi fiskal setiap daerah di seluruh Indonesia. Ia menambahkan bahwa proses penambahan TKD bagi daerah tertentu sedang berjalan dan akan disalurkan secara selektif.

    "Kami berharap saat implementasi nanti celah fiskal dan aspek lainnya tetap menjadi perhatian utama. Semoga kita bisa menjalankan program ini dengan baik," ujar Suahasil.

    Perlu diketahui alokasi TKD tahun ini tercatat sebesar Rp69299 triliun angka ini menurun drastis sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp9199 triliun. Penambahan TKD ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi daerah-daerah yang sedang berjuang dengan keterbatasan anggaran.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

      15-10-2026 - 08.20

      Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

      15-10-2026 - 05.55

      Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

      15-10-2026 - 05.20

      Suroso Isnandar Nakhodai PLN

      15-10-2026 - 02.55

      Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      15-10-2026 - 02.20

      Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

      14-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
      • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
      • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
      • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
      • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.