Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas

    05-11-2026 - 23.55

    Strategi Baru BPOM Dorong Inovasi Nasional

    05-11-2026 - 23.20

    Solusi Canggih Jaga Kualitas Pangan

    05-11-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas
    • Strategi Baru BPOM Dorong Inovasi Nasional
    • Solusi Canggih Jaga Kualitas Pangan
    • Strategi Jitu BRI Raup Triliunan Rupiah
    • Strategi Pemerintah Atasi Krisis Pangan
    • Rekening Gratis Saldo 50 Ribu Segera Cair
    • Strategi Baru BEI Lawan Manipulasi Saham
    • Misteri Pertemuan Prabowo dan Bos KAI
    Faktual News
    Home - Market - Nasib Relawan Dapur Makan Bergizi Gratis
    Market

    Nasib Relawan Dapur Makan Bergizi Gratis

    05-11-2026 - 12.2003 Mins Read0
    nasib relawan dapur makan bergizi gratis

    Faktual.news – Kebijakan terbaru mengenai penyesuaian jumlah tenaga kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu berbagai reaksi di tengah masyarakat. Menanggapi kekhawatiran akan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait aturan teknis yang diterapkan di lapangan.

    Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menegaskan bahwa langkah penyesuaian jumlah relawan ini bukan bertujuan untuk menyingkirkan pekerja, melainkan untuk menyelaraskan kapasitas produksi dengan jumlah penerima manfaat. Menurutnya, jumlah tenaga kerja di setiap dapur harus proporsional dengan banyaknya porsi makanan yang harus disiapkan setiap harinya.

    Nasib Relawan Dapur Makan Bergizi Gratis
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Tidak ada paksaan untuk melakukan pengurangan jumlah relawan yang membantu di setiap SPPG. Kami juga tidak meminta para SPPG untuk melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap para relawannya," ujar Tysa kepada media, Kamis (5/11).

    Sebagai solusi agar tidak ada pekerja yang kehilangan penghasilan, BGN menyarankan agar pihak mitra pengelola dapur menerapkan sistem kerja bergilir atau shifting. Dengan metode ini, relawan tetap bisa mendapatkan pekerjaan meskipun jumlah personil yang bertugas di satu waktu tertentu dikurangi sesuai dengan kebutuhan harian.

    Berdasarkan petunjuk teknis (juknis) terbaru, BGN telah menetapkan standar kebutuhan tenaga kerja berdasarkan skala pelayanan. Untuk dapur yang melayani 1.000 hingga 1.499 penerima manfaat, dibutuhkan sekitar 15-24 relawan. Jika cakupan layanan meningkat menjadi 1.500-1.999 penerima, maka kebutuhan tenaga kerja berada di angka 24-33 orang.

    Skala yang lebih besar, yakni melayani 2.000-2.499 penerima, memerlukan 33-42 relawan, sementara untuk kapasitas 2.500-2.999 penerima dibutuhkan 42-47 orang. Adapun untuk dapur dengan kapasitas jumbo di atas 3.000 penerima manfaat, batas maksimal tenaga kerja ditetapkan sebanyak 47 orang.

    Tysa menjelaskan bahwa angka-angka tersebut adalah kebutuhan operasional harian. "Contohnya sistem shifting, mereka mungkin tidak masuk setiap hari secara penuh, melainkan selang-seling. Dengan begitu, mereka tetap memiliki pekerjaan tanpa membebani anggaran," tambahnya.

    Lebih lanjut, BGN memberikan fleksibilitas bagi pengelola dapur. Jika sebuah unit SPPG ingin mempertahankan jumlah relawan melebihi standar juknis, hal itu diperbolehkan selama tidak melanggar batas biaya operasional maksimal, yakni Rp3.000 per penerima manfaat. Hal ini mengingat adanya perbedaan standar upah tenaga kerja di setiap daerah di Indonesia.

    Kebijakan ini diambil sebagai upaya pengendalian anggaran negara agar penggunaan dana untuk program Makan Bergizi Gratis tetap efisien dan tepat sasaran. Langkah ini juga merespons kegaduhan di media sosial, di mana sejumlah pengelola dapur seperti SPPG Padang Bulan 2 sempat mengeluhkan adanya pengurangan tenaga kerja yang berdampak pada pendapatan relawan. Dengan adanya aturan shifting ini, diharapkan stabilitas ekonomi para relawan tetap terjaga di tengah penyesuaian manajemen operasional dapur nasional.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas

      05-11-2026 - 23.55

      Strategi Baru BPOM Dorong Inovasi Nasional

      05-11-2026 - 23.20

      Solusi Canggih Jaga Kualitas Pangan

      05-11-2026 - 21.55

      Strategi Jitu BRI Raup Triliunan Rupiah

      05-11-2026 - 21.20

      Strategi Pemerintah Atasi Krisis Pangan

      05-11-2026 - 18.55

      Rekening Gratis Saldo 50 Ribu Segera Cair

      05-11-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas
      • Strategi Baru BPOM Dorong Inovasi Nasional
      • Solusi Canggih Jaga Kualitas Pangan
      • Strategi Jitu BRI Raup Triliunan Rupiah
      • Strategi Pemerintah Atasi Krisis Pangan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.