Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas

    05-11-2026 - 23.55

    Strategi Baru BPOM Dorong Inovasi Nasional

    05-11-2026 - 23.20

    Solusi Canggih Jaga Kualitas Pangan

    05-11-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas
    • Strategi Baru BPOM Dorong Inovasi Nasional
    • Solusi Canggih Jaga Kualitas Pangan
    • Strategi Jitu BRI Raup Triliunan Rupiah
    • Strategi Pemerintah Atasi Krisis Pangan
    • Rekening Gratis Saldo 50 Ribu Segera Cair
    • Strategi Baru BEI Lawan Manipulasi Saham
    • Misteri Pertemuan Prabowo dan Bos KAI
    Faktual News
    Home - Market - KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas
    Market

    KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas

    05-11-2026 - 23.5502 Mins Read0
    kai pilih beli krl baru bukan bekas

    Faktual.news – Rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk mendatangkan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang resmi dibatalkan. Alih-alih mengandalkan armada tua dari luar negeri, perusahaan pelat merah ini telah membulatkan tekad untuk melakukan pengadaan unit baru guna meningkatkan kualitas layanan transportasi publik bagi masyarakat.

    Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa kebijakan ini diambil demi memberikan fasilitas terbaik bagi para penumpang. Menurutnya, penggunaan armada baru jauh lebih menjamin kenyamanan dan keamanan dibandingkan harus menggunakan unit bekas. Keputusan penting ini disampaikan Bobby setelah menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.

    KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Kami tidak akan mengimpor KRL bekas. Prinsipnya, untuk kepentingan rakyat, kita harus menyediakan yang baru," tegas Bobby dalam keterangannya kepada media.

    Sebagai langkah konkret, KAI berencana menambah 23 rangkaian atau trainset baru dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Menariknya, strategi pengadaan ini tidak hanya sekadar membeli barang jadi, tetapi juga mengedepankan penguatan industri manufaktur nasional. Bobby menjelaskan bahwa sebagian besar pengadaan akan melibatkan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

    Lebih lanjut, KAI juga membuka pintu kerja sama dengan produsen kereta api global. Namun, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh mitra luar negeri tersebut, yakni wajib melakukan transfer teknologi dan melibatkan industri dalam negeri dalam proses produksinya. Hal ini bertujuan agar kemandirian teknologi perkeretaapian nasional dapat terus tumbuh seiring dengan bertambahnya armada.

    Dari total 23 trainset yang direncanakan, Bobby menyebutkan bahwa terdapat delapan rangkaian yang masuk dalam kategori kebutuhan mendesak (urgent). Delapan unit ini harus segera dipenuhi untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang terus meroket setiap tahunnya.

    Sebelumnya, wacana impor KRL bekas sempat muncul sebagai solusi darurat untuk menutupi kekurangan armada di wilayah Jabodetabek. Hal ini dipicu oleh pertumbuhan jumlah penumpang yang mencapai 11,3 persen pada semester pertama tahun ini, di mana jumlah penumpang harian kini telah menembus angka 1,1 juta orang. Di sisi lain, kondisi armada saat ini cukup memprihatinkan karena rata-rata usia kereta yang beroperasi telah melampaui 41 tahun.

    Kebutuhan akan armada baru memang menjadi sangat krusial mengingat pada tahun 2026 mendatang, sebanyak 13 rangkaian kereta harus dipensiunkan karena faktor usia. Dengan target kebutuhan operasional mencapai 105 trainset pada 2026, sementara stok yang tersedia hanya 102 rangkaian, KAI dituntut bergerak cepat untuk memastikan tidak terjadi krisis sarana transportasi di masa mendatang.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru BPOM Dorong Inovasi Nasional

      05-11-2026 - 23.20

      Solusi Canggih Jaga Kualitas Pangan

      05-11-2026 - 21.55

      Strategi Jitu BRI Raup Triliunan Rupiah

      05-11-2026 - 21.20

      Strategi Pemerintah Atasi Krisis Pangan

      05-11-2026 - 18.55

      Rekening Gratis Saldo 50 Ribu Segera Cair

      05-11-2026 - 18.20

      Strategi Baru BEI Lawan Manipulasi Saham

      05-11-2026 - 16.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • KAI Pilih Beli KRL Baru Bukan Bekas
      • Strategi Baru BPOM Dorong Inovasi Nasional
      • Solusi Canggih Jaga Kualitas Pangan
      • Strategi Jitu BRI Raup Triliunan Rupiah
      • Strategi Pemerintah Atasi Krisis Pangan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.