Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Massa Bayaran RANS Carnival

    04-11-2026 - 23.55

    Kredit Perbankan Melejit Drastis

    04-11-2026 - 23.20

    Strategi Efisiensi Besar Disney

    04-11-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Skandal Massa Bayaran RANS Carnival
    • Kredit Perbankan Melejit Drastis
    • Strategi Efisiensi Besar Disney
    • Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik
    • Saham PGE Tertekan Sentimen Global
    • Nasib Gaji Ahli Gizi di Program Makan Gratis
    • Duit Asing Serbu Pasar Keuangan Indonesia
    • Rupiah Tertekan di Level 18.168
    Faktual News
    Home - Market - Kredit Perbankan Melejit Drastis
    Market

    Kredit Perbankan Melejit Drastis

    04-11-2026 - 23.2003 Mins Read0
    kredit perbankan melejit drastis

    Faktual.news – Sektor perbankan di Indonesia menunjukkan performa yang sangat impresif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran kredit perbankan mencatatkan pertumbuhan yang signifikan hingga mencapai angka Rp9.245,1 triliun pada periode September 2026.

    Lonjakan ini menandakan bahwa fungsi intermediasi perbankan, yakni peran bank dalam menyalurkan dana dari masyarakat ke sektor-sektor produktif, masih berjalan dengan sangat sehat. Pertumbuhan kredit secara tahunan (year on year) tercatat mencapai 13,26 persen, sebuah angka yang menunjukkan optimisme sektor keuangan domestik dalam menghadapi berbagai dinamika geopolitik dunia.

    Kredit Perbankan Melejit Drastis
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa pertumbuhan yang kuat ini tidak lepas dari peran sektor investasi dan korporasi. "Kredit perbankan pada September 2026 tumbuh 13,26 persen secara tahunan menjadi Rp9.245,1 triliun. Hal ini didorong oleh kredit investasi yang tumbuh pesat sebesar 23,2 persen serta kredit korporasi yang meningkat 21,31 persen," ujar Friderica dalam keterangannya saat memaparkan hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

    Selain dua sektor utama tersebut, kredit modal kerja juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 11,89 persen secara tahunan. Sementara itu, untuk sektor kredit konsumsi, tercatat mengalami pertumbuhan yang lebih moderat yakni sebesar 4,86 persen.

    Kualitas Aset dan Ketahanan Industri

    Meski penyaluran kredit meningkat tajam, OJK memastikan bahwa profil risiko industri perbankan tetap berada dalam kondisi yang sangat terkendali. Hal ini terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang berada di angka 2,07 persen. Jika dilihat dari sisi NPL net, angkanya bahkan lebih rendah, yakni berada di level 0,82 persen. Selain itu, rasio loan at risk (LAR) tercatat berada pada posisi 8,5 persen.

    Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 8,22 persen secara tahunan, mencapai total Rp10.492,2 triliun pada September 2026. Pertumbuhan DPK ini didorong oleh kenaikan pada berbagai instrumen, di antaranya giro yang melonjak 12,64 persen, tabungan naik 9,08 persen, dan deposito yang tumbuh 3,78 persen. Menariknya, laju pertumbuhan kredit masih tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan laju penghimpunan dana perbankan.

    Menutup laporan tersebut, OJK menekankan bahwa ketahanan industri perbankan tetap sangat kuat. Hal ini dibuktikan dengan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) yang mencapai 24,3 persen. Dari sisi likuiditas, perbankan dinilai masih sangat memadai dengan loan to deposit ratio (LDR) sebesar 88,11 persen, serta rasio aset likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) di level 105,73 persen. Kondisi ini memberikan sinyal positif bahwa perbankan nasional siap menghadapi tantangan ekonomi domestik maupun global di masa mendatang.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Skandal Massa Bayaran RANS Carnival

      04-11-2026 - 23.55

      Strategi Efisiensi Besar Disney

      04-11-2026 - 21.55

      Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik

      04-11-2026 - 21.20

      Saham PGE Tertekan Sentimen Global

      04-11-2026 - 18.55

      Nasib Gaji Ahli Gizi di Program Makan Gratis

      04-11-2026 - 18.20

      Duit Asing Serbu Pasar Keuangan Indonesia

      04-11-2026 - 16.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Skandal Massa Bayaran RANS Carnival
      • Kredit Perbankan Melejit Drastis
      • Strategi Efisiensi Besar Disney
      • Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik
      • Saham PGE Tertekan Sentimen Global

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.