Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Isu Karhutla dan Nasib Investasi Sawit RI

    29-10-2026 - 18.55

    Pandu Sjahrir Buka Suara Soal Saham Supra Sekuritas

    29-10-2026 - 18.20

    Ribuan Dapur Makan Gratis Dihentikan

    29-10-2026 - 16.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Isu Karhutla dan Nasib Investasi Sawit RI
    • Pandu Sjahrir Buka Suara Soal Saham Supra Sekuritas
    • Ribuan Dapur Makan Gratis Dihentikan
    • Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru
    • Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan
    • Modus Licik Borong Beras Subsidi
    • Mudik Gratis Nataru 2026 Siap Berangkat
    • Glodok Bakal Jadi Pusat Ekonomi Kreatif
    Faktual News
    Home - Market - Isu Karhutla dan Nasib Investasi Sawit RI
    Market

    Isu Karhutla dan Nasib Investasi Sawit RI

    29-10-2026 - 18.5503 Mins Read0
    isu karhutla dan nasib investasi sawit ri

    Faktual.news – Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi sorotan tajeg setelah Pemerintah Singapura melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pimpinan perusahaan kelapa sawit asal Indonesia. Menanggapi langkah tegas dari Negeri Singa tersebut, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, memberikan respons positif terkait upaya penyelesaian isu lingkungan ini.

    Rosan menilai bahwa tindakan otoritas Singapura merupakan langkah konstruktif untuk memastikan masalah karhutla dapat ditangani secara transparan dan tuntas. Menurutnya, transparansi dalam menangani isu lingkungan sangat krusial bagi hubungan kedua negara. "Jika kita melihat ini, ini adalah sesuatu yang positif agar masalah seperti karhutla dan isu lainnya dapat diselesaikan dengan baik," ujar Rosan saat memberikan keterangan di Jakarta Pusat.

    Isu Karhutla dan Nasib Investasi Sawit RI
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Di tengah ketegangan isu lingkungan tersebut, muncul kekhawatiran mengenai dampak investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) dari Singapura ke Indonesia. Namun, Rosan menegaskan bahwa hubungan ekonomi kedua negara tetap solid. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, untuk memastikan iklim investasi tetap kondusif.

    Dalam pertemuan tersebut, pihak Singapura melalui Balakrishnan menyatakan bahwa komitmen investasi mereka terhadap Indonesia tetap terbuka lebar. Rosan menambahkan bahwa Indonesia dan Singapura justru tengah bersiap untuk memperkuat koordinasi serta kerja sama di sektor ekonomi dan investasi. Ia juga menekstrasikan sikap terbuka pemerintah Indonesia terhadap masukan maupun umpan balik dari pihak Singapura demi menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan.

    "Saya sangat terbuka untuk mendapatkan masukan dan feedback dari mereka, begitu juga sebaliknya. Kita ingin memberikan masukan agar kolaborasi ini bisa memperkuat kepentingan kedua belah pihak secara adil," tambah Rosan.

    Sebagai informasi, pertemuan dengan pemerintah Singapura ini melibatkan delapan pimpinan perusahaan kelapa sawit besar Indonesia, di antaranya Bumitama Agri, First Resources, Golden Agri-Resources, Indofood Agri Resources, Kencana Agri, TSH Resources, Wilmar International, hingga Sinar Mas Group. Mereka bertemu dengan jajaran pejabat tinggi Singapura, termasuk Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong dan Menteri Dalam Negeri K. Shanmugam.

    Dalam prosesnya, K. Shanmugam menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut wajib menjalani penilaian independen secara menyeluruh. Evaluasi ini mencakup aspek operasional, hubungan korporasi, hingga rantai pasok. Investigasi akan dipimpin oleh panel penilai dan firma hukum independen di bawah arahan Badan Lingkungan Nasional (NEA) Singapura.

    Menariknya, seluruh biaya operasional investigasi ini akan dibebankan kepada perusahaan yang sedang dinilai. Shanmugam menegaskan bahwa tujuan utama dari proses penilaian ini bukanlah untuk mencari pihak yang bersalah demi kepentingan politik, melainkan untuk membantu perusahaan dengan rantai pasok bersih membuktikan bahwa mereka tidak terlibat dalam praktik pembakaran lahan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Pandu Sjahrir Buka Suara Soal Saham Supra Sekuritas

      29-10-2026 - 18.20

      Ribuan Dapur Makan Gratis Dihentikan

      29-10-2026 - 16.55

      Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru

      29-10-2026 - 16.20

      Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan

      29-10-2026 - 14.55

      Modus Licik Borong Beras Subsidi

      29-10-2026 - 14.30

      Mudik Gratis Nataru 2026 Siap Berangkat

      28-10-2026 - 08.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Isu Karhutla dan Nasib Investasi Sawit RI
      • Pandu Sjahrir Buka Suara Soal Saham Supra Sekuritas
      • Ribuan Dapur Makan Gratis Dihentikan
      • Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru
      • Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.