Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ribuan Dapur Makan Gratis Dihentikan

    29-10-2026 - 16.55

    Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru

    29-10-2026 - 16.20

    Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan

    29-10-2026 - 14.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Ribuan Dapur Makan Gratis Dihentikan
    • Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru
    • Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan
    • Modus Licik Borong Beras Subsidi
    • Mudik Gratis Nataru 2026 Siap Berangkat
    • Glodok Bakal Jadi Pusat Ekonomi Kreatif
    • Misteri Mobil Mewah Atas Nama Mekanik
    • Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis
    Faktual News
    Home - Market - Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru
    Market

    Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru

    29-10-2026 - 16.2002 Mins Read0
    rupiah melaju kencang ke level baru

    Faktual.news – Mata uang Garuda menunjukkan performa positif pada penutupan perdagangan Kamis (29/10) sore. Nilai tukar rupiah berhasil menguat ke level Rp18.137 per dolar AS, mencatatkan kenaikan sebesar 47 poin atau setara dengan 0,26 persen dibandingkan posisi penutupan pada hari sebelumnya.

    Tren penguatan ini tidak terjadi secara tunggal. Rupiah tampak bergerak selaras dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga menunjukkan dominasi warna hijau terhadap dolar AS. Fenomena ini memberikan sinyal positif bagi stabilitas moneter di kawasan Asia Tenggara maupun Asia Timur.

    Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Jika menilik pergerakan mata uang tetangga, terlihat bahwa ringgit Malaysia mencatatkan apresiasi sebesar 0,40 persen, diikuti oleh peso Filipina yang naik 0,30 persen. Sementara itu, won Korea Selatan juga ikut merangkak naik sebesar 0,42 persen. Di sisi lain, yuan China terpantau menguat tipis 0,06 persen dan dolar Singapura naik 0,03 persen. Meski demikian, tidak semua mata uang Asia mengalami penguatan; yen Jepang sedikit melemah 0,03 persen dan dolar Hong Kong terkoreksi tipis 0,01 persen terhadap dolar AS.

    Di kancah global, dinamika mata uang utama negara maju menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Dolar Kanada terpantau bergerak stagnan atau datar. Sementara itu, beberapa mata uang kuat lainnya justru mengalami tekanan, seperti euro yang melemah 0,17 persen, pound sterling Inggris yang turun 0,17 persen, dolar Australia yang terkoreksi 0,23 persen, serta franc Swiss yang merosot tipis 0,01 persen.

    Menanggapi pergerakan ini, analis mata uang dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, memberikan pandangannya. Menurutnya, penguatan rupiah dipicu oleh pelemahan dolar AS yang terjadi setelah keluarnya hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC). Hasil rapat tersebut dinilai telah sesuai dengan ekspektasi yang telah diprediksi oleh pelaku pasar sebelumnya.

    Namun, Lukman memberikan catatan penting bahwa meskipun hasil rapat FOMC sesuai ekspektasi, dokumen tersebut belum memberikan petunjuk atau panduan yang lebih jelas mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed di masa mendatang. Ketidakpastian mengenai langkah suku bunga AS inilah yang masih membayangi pasar global.

    Lebih lanjut, Lukman menjelaskan bahwa meskipun rupiah berhasil menguat, ruang gerak mata uang Garuda masih terganjal oleh beberapa faktor penghambat. Sentimen risk-off atau kecenderungan investor untuk menghindari risiko di pasar global masih terasa kuat. Selain itu, kondisi ini diperparah dengan adanya aksi jual bersih oleh investor asing di pasar domestik, yang secara langsung memberikan tekanan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Ribuan Dapur Makan Gratis Dihentikan

      29-10-2026 - 16.55

      Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan

      29-10-2026 - 14.55

      Modus Licik Borong Beras Subsidi

      29-10-2026 - 14.30

      Mudik Gratis Nataru 2026 Siap Berangkat

      28-10-2026 - 08.55

      Glodok Bakal Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

      28-10-2026 - 08.20

      Misteri Mobil Mewah Atas Nama Mekanik

      28-10-2026 - 05.56
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Ribuan Dapur Makan Gratis Dihentikan
      • Rupiah Melaju Kencang ke Level Baru
      • Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan
      • Modus Licik Borong Beras Subsidi
      • Mudik Gratis Nataru 2026 Siap Berangkat

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.