Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ekonomi Syariah RI Siap Meledak Ini Kuncinya

    23-08-2026 - 05.20

    Peluang Emas UMKM Meledak di BCA Fest 2026

    23-08-2026 - 02.20

    Pengungsi Gempa NTT Kini Tak Khawatir Air

    22-08-2026 - 21.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Ekonomi Syariah RI Siap Meledak Ini Kuncinya
    • Peluang Emas UMKM Meledak di BCA Fest 2026
    • Pengungsi Gempa NTT Kini Tak Khawatir Air
    • Transmart Bikin Geger Diskon Sehari Penuh
    • Terungkap Kondisi Asli Sungai Barito Usai Heboh
    • Kisah Tragis Raja Properti China Ini Berakhir
    • Whoosh Bikin Liburan Makin Hemat Ada Diskon
    • Pertamina Gebrak Panas Bumi Strategi Energi Baru
    Faktual News
    Home - Market - Investor Nekat Serbu Pasar Saham RI IHSG Merana
    Market

    Investor Nekat Serbu Pasar Saham RI IHSG Merana

    08-07-2026 - 14.2102 Mins Read3
    investor nekat serbu pasar saham ri ihsg merana

    faktual.news – Sebuah fenomena menarik tengah menyelimuti pasar modal Indonesia. Di tengah guncangan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG yang merosot tajam, jumlah investor justru melonjak drastis, mencapai rekor baru. Data terbaru menunjukkan, hingga akhir Juni 2026, total investor di pasar modal telah menembus angka 28,96 juta individu.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, mengonfirmasi tren peningkatan signifikan ini. Sepanjang Juni 2026 saja, tercatat penambahan sebanyak 1,21 juta investor baru, menandakan pertumbuhan impresif sebesar 42,22 persen secara tahunan (year to date). Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal tetap tinggi, bahkan di tengah gejolak.

    Investor Nekat Serbu Pasar Saham RI IHSG Merana
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Namun, di sisi lain, pasar saham domestik masih berada dalam fase konsolidasi yang cukup menantang. IHSG, barometer utama bursa saham Indonesia, ditutup pada level 5.643,19 di akhir Juni 2026, mengalami penurunan 7,9 persen secara bulanan. Lebih jauh lagi, sejak awal tahun, indeks kebanggaan ini telah tergerus hingga 34,74 persen, sebuah koreksi yang cukup dalam.

    Hasan Fawzi menjelaskan, pelemahan pasar saham ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Ketidakpastian global yang berkelanjutan, persepsi investor terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan domestik, serta adanya penyesuaian atau penyeimbangan kembali portofolio investasi menjadi pemicu utama. Kondisi ini membuat para pelaku pasar bersikap lebih hati-hati.

    Aksi jual bersih atau net sell oleh investor asing juga turut mewarnai dinamika pasar saham. Sepanjang Juni, investor mancanegara tercatat melakukan penjualan saham senilai Rp19,63 triliun. Meskipun demikian, likuiditas pasar tetap terjaga dengan baik, tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian yang masih kokoh di angka Rp22,23 triliun. Ini menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan di bursa tetap aktif dan bergairah.

    Berbeda dengan pasar saham, pasar obligasi justru menunjukkan performa yang lebih stabil. Investor asing mencatatkan pembelian bersih Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp22,43 triliun selama Juni, menandakan kepercayaan terhadap instrumen utang pemerintah Indonesia. Sementara itu, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp652,9 triliun, meskipun mengalami sedikit penurunan 4,79 persen secara bulanan dan 3,32 persen sejak awal tahun.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Ekonomi Syariah RI Siap Meledak Ini Kuncinya

      23-08-2026 - 05.20

      Peluang Emas UMKM Meledak di BCA Fest 2026

      23-08-2026 - 02.20

      Pengungsi Gempa NTT Kini Tak Khawatir Air

      22-08-2026 - 21.20

      Transmart Bikin Geger Diskon Sehari Penuh

      22-08-2026 - 18.20

      Terungkap Kondisi Asli Sungai Barito Usai Heboh

      22-08-2026 - 14.20

      Kisah Tragis Raja Properti China Ini Berakhir

      22-08-2026 - 08.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Ekonomi Syariah RI Siap Meledak Ini Kuncinya
      • Peluang Emas UMKM Meledak di BCA Fest 2026
      • Pengungsi Gempa NTT Kini Tak Khawatir Air
      • Transmart Bikin Geger Diskon Sehari Penuh
      • Terungkap Kondisi Asli Sungai Barito Usai Heboh

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.