faktual.news – Semangat kebangkitan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali berkobar dengan digelarnya BCA UMKM Fest 2026. Acara akbar ini secara resmi dibuka untuk umum di Indonesia Arena Jakarta pada Kamis 20 Agustus, diikuti seremoni meriah sehari setelahnya. Mengusung konsep hibrida yang inovatif, festival ini menjadi jembatan bagi ribuan pelaku usaha untuk menjangkau pasar lebih luas dan meningkatkan kapasitas bisnis mereka.
Ajang tahunan BCA ini dirancang untuk berlangsung secara daring dari 1 Agustus hingga 20 September melalui platform Blibli dan Grab, berhasil merangkul lebih dari 1.600 UMKM dari berbagai pelosok negeri. Sementara itu, pameran luring yang berlangsung hingga 23 Agustus di Indonesia Arena turut menampilkan karya dan inovasi dari lebih dari 60 pelaku usaha pilihan. Empat sektor utama menjadi sorotan tahun ini, yaitu Fashion, Health & Beauty, Hobby & Activity, serta Food & Beverage, yang merefleksikan kekayaan potensi UMKM Tanah Air.

Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih menegaskan komitmen BCA dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui UMKM. "Para pelaku UMKM adalah denyut nadi perekonomian Indonesia. Melalui UMKM Fest ini, BCA bertekad menyediakan bukan hanya panggung pemasaran, tetapi juga akses krusial yang mereka butuhkan untuk terus berkembang dan naik kelas," ujarnya.
Pembukaan BCA UMKM Fest 2026 dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman, Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, serta jajaran Direksi BCA lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif BCA dalam memajukan sektor UMKM.
BCA secara konsisten mengimplementasikan tiga pilar strategis untuk memberdayakan UMKM: Pembinaan, Penyediaan Infrastruktur Pembayaran, dan Solusi Pembiayaan. BCA UMKM Fest 2026 menjadi manifestasi nyata dari pilar Pembinaan, menawarkan pelatihan dan wawasan berharga. Di sisi pembiayaan, komitmen BCA tak main-main. Hingga semester I 2026, penyaluran kredit ke sektor UMKM telah mencapai angka fantastis Rp134,6 triliun, menunjukkan pertumbuhan solid sebesar 6 persen secara tahunan.
Sebagai bentuk dukungan finansial yang lebih konkret, BCA juga meluncurkan program Kredit Multiguna Usaha (KMU) Hari UMKM 2026. Penawaran istimewa ini berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga Januari 2027, dengan suku bunga kompetitif mulai dari 5,81 persen efektif per tahun. Jangka waktu kredit yang lebih panjang dirancang untuk meringankan beban angsuran, memberikan ruang gerak finansial yang lebih leluasa bagi para pengusaha.
John Kosasih menutup dengan optimisme, menyatakan bahwa BCA akan terus menjadi mitra setia bagi UMKM. "Kami ingin UMKM terus tumbuh dan memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian Indonesia. BCA akan senantiasa hadir, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga pembinaan dan perluasan akses pasar, demi membangun bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing," pungkasnya.


