Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peluang Emas Sektor Strategis Indonesia

    03-10-2026 - 02.55

    Investasi Hijau RI Bisa Dongkrak PDB

    03-10-2026 - 02.20

    Efisiensi Logistik Nasional Melonjak Tajam

    02-10-2026 - 23.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Peluang Emas Sektor Strategis Indonesia
    • Investasi Hijau RI Bisa Dongkrak PDB
    • Efisiensi Logistik Nasional Melonjak Tajam
    • Pasar Modal Himpun Dana Fantastis
    • Skandal Pungli Dapur Makan Bergizi Gratis
    • Cara Cerdas Ajarkan Anak Kelola Uang
    • Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Pakai APBN
    • Rencana Besar Merger PGN dan Pertagas
    Faktual News
    Home - Market - Investasi Hijau RI Bisa Dongkrak PDB
    Market

    Investasi Hijau RI Bisa Dongkrak PDB

    03-10-2026 - 02.2003 Mins Read0
    investasi hijau ri bisa dongkrak pdb

    Faktual.news – Indonesia tengah berada di ambang transformasi ekonomi besar melalui pengembangan sektor energi terbarukan. Kebutuhan investasi untuk mendukung transisi energi hijau di tanah air diprediksi akan mencapai angka yang sangat fantastis, yakni berkisar antara US$45 miliar hingga US$60 miliar. Jika dikonversi ke dalam mata uang rupiah, nilai tersebut setara dengan Rp804,9 triliun hingga menembus Rp1.073 triliun.

    Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Yudistian Yunis, mengungkapkan bahwa suntikan modal besar ini tidak hanya akan memperbaiki infrastruktur energi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Ia memproyeksikan bahwa investasi hijau ini berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dengan estimasi tambahan hingga 6 persen.

    Investasi Hijau RI Bisa Dongkrak PDB
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menurut Yudistian, kebutuhan investasi yang masif ini mencakup dua pilar utama, yaitu sisi penyediaan energi terbarukan itu sendiri serta pengembangan industri yang membutuhkan pasokan energi bersih. "Jika kita proyeksikan, tambahan investasi hijau yang dibutuhkan mencakup sisi penyediaan energi dan sisi industrinya. Harapannya, ini bisa menambah potensi PDB nasional sekitar 6 persen," ujar Yudistian dalam sebuah pertemuan media baru-baru ini.

    Potensi pertumbuhan ini akan lahir dari terbentuknya ekosistem industri hijau yang komprehensif. Sektor-sektor strategis seperti manufaktur ekspor, industri tekstil, produksi kendaraan listrik, pusat data (data center), hingga pengolahan mineral akan menjadi konsumen utama energi bersih. Yudistian bahkan memperkirakan bahwa permintaan listrik untuk industri hijau akan melonjak tajam sebesar 3,5 hingga 5,3 kali lipat pada periode 2026-2034, asalkan pasokan energi terbarukan dapat terintegrasi dengan baik ke sektor-sektor tersebut.

    Untuk memenuhi kebutuhan pendanaan ekspansi yang besar, Geo Dipa Energi tengah menyiapkan strategi pembiayaan kreatif. Salah satu langkah yang sedang digodok adalah penerbitan obligasi atau bond. Strategi ini dipilih agar perusahaan tetap memiliki kendali penuh atas pengelolaan bisnis tanpa harus mengubah struktur kepemilikan, berbeda dengan skema penawaran umum perdana saham atau IPO.

    "Kami sedang menyiapkan kajian untuk tahun depan mengenai kapan dan berapa nilai obligasi yang akan dilepas. Ini akan menjadi salah satu sumber pendanaan ekuitas kami," tambahnya. Sebelumnya, Geo Dipa juga telah menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) dari APBN sebesar Rp1,3 triliun yang digunakan sebagai pendamping pinjaman dari bank pembangunan untuk proyek-proyek konstruksi yang sedang berjalan.

    Namun, perjalanan menuju kemandirian energi hijau bukan tanpa hambatan. Yudistian menyoroti tingginya komponen fiskal yang masih menjadi tantangan dalam pengembangan energi terbarukan, khususnya panas bumi. Ia menjelaskan bahwa sekitar 40 persen dari nilai transaksi penjualan listrik panas bumi ke PLN akan kembali ke pemerintah dalam bentuk berbagai pajak dan retribusi, seperti PNBP, PBB tubuh bumi, hingga bonus produksi.

    Kondisi ini membuat harga listrik hijau seringkali sulit bersaing di pasar. Oleh karena itu, Geo Dipa saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk membahas penyesuaian kerangka fiskal. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan harga listrik hijau yang lebih kompetitif, sehingga industri di Indonesia semakin tertarik untuk beralih ke energi bersih.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Peluang Emas Sektor Strategis Indonesia

      03-10-2026 - 02.55

      Efisiensi Logistik Nasional Melonjak Tajam

      02-10-2026 - 23.55

      Pasar Modal Himpun Dana Fantastis

      02-10-2026 - 23.20

      Skandal Pungli Dapur Makan Bergizi Gratis

      02-10-2026 - 21.55

      Cara Cerdas Ajarkan Anak Kelola Uang

      02-10-2026 - 21.20

      Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Pakai APBN

      02-10-2026 - 18.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Peluang Emas Sektor Strategis Indonesia
      • Investasi Hijau RI Bisa Dongkrak PDB
      • Efisiensi Logistik Nasional Melonjak Tajam
      • Pasar Modal Himpun Dana Fantastis
      • Skandal Pungli Dapur Makan Bergizi Gratis

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.