Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kredit Perbankan Melejit Drastis

    04-11-2026 - 23.20

    Strategi Efisiensi Besar Disney

    04-11-2026 - 21.55

    Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik

    04-11-2026 - 21.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Kredit Perbankan Melejit Drastis
    • Strategi Efisiensi Besar Disney
    • Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik
    • Saham PGE Tertekan Sentimen Global
    • Nasib Gaji Ahli Gizi di Program Makan Gratis
    • Duit Asing Serbu Pasar Keuangan Indonesia
    • Rupiah Tertekan di Level 18.168
    • Simpanan Jumbo Melejit Drastis
    Faktual News
    Home - Market - FAP Agri Buka Suara Soal Isu Karhutla
    Market

    FAP Agri Buka Suara Soal Isu Karhutla

    03-11-2026 - 16.5503 Mins Read0
    fap agri buka suara soal isu karhutla

    Faktual.news – PT FAP Agri Tbk (FAPA) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang beredar mengenai keterlibatan perusahaan dalam penyelidikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Pemerintah Singapura. Melalui keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa (3/11), emiten perkebunan kelapa sawit ini secara tegas membantah kabar bahwa mereka telah dipanggil oleh otoritas Singapura untuk keperluan penyelidikan.

    Manajemen FAP Agri menyatakan bahwa hingga saat ini, baik perusahaan induk maupun entitas anak di bawah naungannya tidak pernah menerima permintaan informasi, panggilan diskusi, maupun permintaan pencarian fakta dari Pemerintah Singapura sebagaimana yang diberitakan sebelumnya. Perusahaan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak akurat dan tidak memiliki dasar hukum yang mengikat terhadap mereka.

    FAP Agri Buka Suara Soal Isu Karhutla
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menanggapi informasi yang beredar di situs Singapore Exchange (SGX), pihak manajemen menjelaskan bahwa grup terafiliasi yang disebut dalam pemberitaan tersebut memang diminta untuk memberikan penjelasan. Namun, perlu digarisbawahi bahwa grup yang dimaksud adalah entitas yang terdaftar di bursa saham Singapura, bukan FAP Agri secara langsung. Hubungan antara FAP Agri dengan grup tersebut hanyalah sebagai pihak berkepentingan (interested persons), dan bukan berada di bawah kendali grup yang sama.

    Selain membantah pemanggilan tersebut, FAP Agri juga memastikan bahwa mereka tidak sedang dalam proses sanksi atau teguran dari instansi berwenang di Indonesia terkait kejadian karhutla tahun 2026. Hingga saat ini, perusahaan menyatakan belum menerima hasil pemeriksaan maupun hukuman apa pun dari otoritas terkait.

    Dari sisi dampak bisnis, perusahaan mengakui bahwa isu karhutla memang memiliki risiko terhadap kepercayaan pasar. Pemberitaan semacam ini berpotensi membuat para pembeli melakukan verifikasi tambahan terhadap pemasok mereka. Meski demikian, FAP Agri menjamin bahwa hingga saat ini belum ada pembeli yang melakukan penangguhan maupun pembatalan transaksi terhadap produk mereka.

    Secara finansial, manajemen menegaskan bahwa isu ini tidak memberikan dampak material terhadap kinerja perusahaan. Pendapatan, laba, nilai aset, hingga arus kas perusahaan tetap stabil dan tidak ada gangguan operasional yang terjadi di luar rencana perusahaan.

    Sebagai langkah antisipasi terhadap rencana amandemen Transboundary Haze Pollution Act (THPA) atau UU Polusi Asap Lintas Batas oleh Singapura, FAP Agri telah membentuk tim lintas fungsi. Tim ini bertugas menyiapkan data konsesi yang terverifikasi serta menyusun protokol kajian hukum guna menghadapi kemungkinan adanya audit lintas negara di masa depan.

    Dalam upaya pencegahan, FAP Agri mengklaim telah menerapkan sistem pemantauan titik api secara berlapis. Perusahaan menggunakan teknologi satelit NASA FIRMS, sistem SIPONGI, serta peringatan dini dari BMKG. Selain itu, patroli lapangan dilakukan secara intensif dengan radius pemantauan hingga 5 kilometer dari batas konsesi guna mendeteksi potensi perambatan api dari luar area perusahaan. Perusahaan juga tetap berkomitmen pada kebijakan Zero Burning dan prinsip NDPE (No Deforestation, No Peat, No Exploitation) dalam operasionalnya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Kredit Perbankan Melejit Drastis

      04-11-2026 - 23.20

      Strategi Efisiensi Besar Disney

      04-11-2026 - 21.55

      Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik

      04-11-2026 - 21.20

      Saham PGE Tertekan Sentimen Global

      04-11-2026 - 18.55

      Nasib Gaji Ahli Gizi di Program Makan Gratis

      04-11-2026 - 18.20

      Duit Asing Serbu Pasar Keuangan Indonesia

      04-11-2026 - 16.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Kredit Perbankan Melejit Drastis
      • Strategi Efisiensi Besar Disney
      • Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik
      • Saham PGE Tertekan Sentimen Global
      • Nasib Gaji Ahli Gizi di Program Makan Gratis

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.