faktual.news – Di tengah hantaman fenomena iklim El Nino yang menyebabkan kekeringan parah, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap mengalir lancar ke seluruh penjuru negeri. Perusahaan pelat merah ini telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi tantangan distribusi yang muncul akibat musim kemarau ekstrem.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam sebuah kesempatan di Cilacap, Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa kekeringan telah membuat sejumlah sungai yang biasa menjadi jalur vital pengiriman BBM melalui kapal menjadi dangkal, bahkan kering. Kondisi ini secara langsung menghambat rute transportasi air yang selama ini diandalkan.

Menyikapi situasi genting tersebut, Pertamina Patra Niaga langsung mengaktifkan rencana darurat atau contingency plan. Langkah ini melibatkan pengalihan metode distribusi. Jika sebelumnya pasokan banyak bergantung pada jalur perairan, kini fokus beralih ke jalur darat dengan mengerahkan armada mobil tangki dalam jumlah besar.
Roberth tidak menampik bahwa perubahan skema distribusi ini membawa konsekuensi logis. Pengiriman melalui jalur darat, terutama dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan kondisi jalan yang bervariasi, berpotensi memperpanjang durasi waktu pengiriman. "Jika lewat sungai bisa satu hari, melalui darat dengan mobil tangki bisa lebih dari itu," jelasnya.
Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga menyerukan kepada masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak dan hemat. Penggunaan energi yang efisien diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan di tengah potensi perlambatan distribusi logistik.
Lebih lanjut, Roberth juga memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi sulit ini. Ia menyoroti praktik pembelian BBM secara berulang di SPBU dengan tujuan menimbun dan menjualnya kembali dengan harga tinggi. "Kami sangat menyayangkan jika ada pihak yang justru memanfaatkan kesulitan masyarakat di tengah El Nino untuk mencari keuntungan pribadi," tegasnya, menekankan pentingnya solidaritas di masa-masa sulit.


