Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap

    25-08-2026 - 14.20

    LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis

    25-08-2026 - 08.20

    Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa

    25-08-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap
    • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
    • Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa
    • Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi
    • Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah
    • Pertamina Bikin Geger Industri Nasional
    • KPMG Pecat Ratusan Karyawan Skandal Rahasia Klien
    • Vietnam Bikin Kejutan Potong Pajak 30 Persen
    Faktual News
    Home - Market - Aset Triliunan MBG Tetap Dipakai Ini Alasan BGN
    Market

    Aset Triliunan MBG Tetap Dipakai Ini Alasan BGN

    16-06-2026 - 02.2003 Mins Read4
    aset triliunan mbg tetap dipakai ini alasan bgn

    faktual.news – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional BGN Agustina Arumsari menegaskan bahwa seluruh aset program Makan Bergizi Gratis MBG yang telah dibeli menggunakan anggaran negara pada tahun 2025 akan tetap dimanfaatkan secara optimal. Pernyataan ini muncul di tengah riuhnya sorotan publik terkait dugaan praktik korupsi dan penggelembungan harga dalam beberapa proyek pengadaan di era kepemimpinan sebelumnya.

    Berbicara di Kompleks Parlemen Jakarta Pusat pada Senin 15 Juni Arum menjelaskan alasan utama di balik keputusan ini adalah karena dana negara sudah terlanjur dialokasikan sehingga pemanfaatan maksimal menjadi sebuah keharusan. BGN tidak hanya fokus pada pengadaan motor listrik yang menjadi sorotan tajam melainkan juga meninjau ulang setiap item dan aset yang telah dibelanjakan pada tahun 2025.

    Aset Triliunan MBG Tetap Dipakai Ini Alasan BGN
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Langkah strategis BGN selanjutnya adalah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung Kejagung. Koordinasi ini bertujuan untuk memahami perkembangan penanganan hukum atas berbagai proyek pengadaan yang kini tengah diselidiki. Arum menekankan bahwa pendekatan yang diambil BGN bukanlah membiarkan aset yang sudah ada terbengkalai melainkan memastikan barang-barang tersebut dapat berfungsi sesuai kebutuhan program.

    "Semua yang sudah dibelanjakan di 2025 termasuk perangkat teknologi informasi kami inginnya itu dimaksimalkan," ujarnya. Evaluasi menyeluruh ini juga akan mencakup berbagai pengadaan lain yang sebelumnya menarik perhatian penyidik seperti laptop perangkat Internet of Things IoT CCTV hingga aset pendukung lainnya. Menurut Arum aset yang masih layak dan berfungsi baik akan terus digunakan sementara pengadaan baru untuk tahun 2026 hanya akan dilakukan jika benar-benar esensial.

    Selain memaksimalkan aset yang sudah tersedia BGN juga sedang menyisir ulang kebutuhan anggaran untuk tahun depan. Pos belanja yang memiliki fungsi atau hasil serupa dengan pengadaan tahun 2025 tidak akan secara otomatis dianggarkan kembali. Arum mengakui langkah ini berpotensi menurunkan kebutuhan anggaran program MBG pada tahun depan dari pagu awal yang tercatat sebesar Rp268 triliun.

    Salah satu pengadaan yang paling menggemparkan adalah proyek motor listrik untuk mendukung operasional MBG. Kejagung menguak dugaan penggelembungan harga dalam pengadaan 21.801 unit motor listrik senilai sekitar Rp1 triliun. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi sebelumnya menyebut proyek ini menjadi salah satu temuan dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola MBG yang menyeret nama eks Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan wakil kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

    Di sisi lain Kepala Kantor Staf Kepresidenan KSP Dudung Abdurachman mengungkapkan bahwa sebagian kendaraan tersebut masih dalam tahap perakitan meskipun pembayaran proyek telah dilakukan oleh pejabat BGN periode sebelumnya. Dudung menduga ada selisih nilai pengadaan yang berasal dari praktik markup dengan estimasi sementara sekitar Rp200 miliar sementara perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan BPK disebut mencapai Rp400 miliar.

    Meskipun proses hukum masih bergulir pemerintah belum menentukan nasib akhir aset-aset ini. Dudung menyatakan pemanfaatan motor listrik akan bergantung pada keputusan pimpinan BGN dan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Selain motor listrik Kejagung juga menyoroti pengadaan lain yang disinyalir tidak sesuai kebutuhan program dan terindikasi markup seperti 32 ribu pasang sepatu lebih dari 31 ribu tablet serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap

      25-08-2026 - 14.20

      LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis

      25-08-2026 - 08.20

      Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa

      25-08-2026 - 05.20

      Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi

      25-08-2026 - 02.20

      Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah

      24-08-2026 - 21.20

      Pertamina Bikin Geger Industri Nasional

      24-08-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap
      • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
      • Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa
      • Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi
      • Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.