Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

    15-10-2026 - 08.20

    Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

    15-10-2026 - 05.55

    Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

    15-10-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
    • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
    • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
    • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
    • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
    • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
    • Strategi Baru Sawit Indonesia
    • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
    Faktual News
    Home - Market - Terkuak OJK Respons Kenaikan BI Rate dan Isu Sell Indonesia
    Market

    Terkuak OJK Respons Kenaikan BI Rate dan Isu Sell Indonesia

    10-06-2026 - 14.2002 Mins Read4
    terkuak ojk respons kenaikan bi rate dan isu sell indonesia

    faktual.news – Otoritas Jasa Keuangan OJK segera bertindak cepat menyikapi keputusan mengejutkan Bank Indonesia BI yang menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 55 persen. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan pihaknya akan terus memantau ketat kondisi sektor jasa keuangan nasional.

    Friderica yang akrab disapa Kiki menyatakan OJK menghargai langkah strategis BI yang bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak ekonomi global yang tak menentu. Ia menambahkan OJK bersama BI Kementerian Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan LPS secara intensif berkoordinasi dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan KSSK untuk mengamati perkembangan terkini.

    Terkuak OJK Respons Kenaikan BI Rate dan Isu Sell Indonesia
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Kami terus melakukan asesmen mendalam terutama terkait ketahanan sektor jasa keuangan kita" ungkap Kiki di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Jakarta Selasa 9 Juni. Pengawasan difokuskan pada perbankan yang memiliki eksposur besar terhadap fluktuasi nilai tukar serta mencermati keterkaitan risiko antar sektor seperti hubungan antara perbankan dan pasar modal.

    Kiki memastikan bahwa hingga saat ini stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia masih terjaga dengan baik. Namun ia menekankan OJK tidak akan lengah dan akan terus mencermati setiap dinamika yang ada terutama di tengah tingginya ketidakpastian global termasuk konflik yang memanas di Timur Tengah.

    Menanggapi seruan "sell Indonesia" yang sempat beredar di kalangan investor asing dan media sosial Kiki meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai ajakan tersebut tanpa analisis yang rasional. "Teman-teman kita hidup di Indonesia fundamental ekonomi kita sejatinya kokoh. Jadi jangan mudah menelan mentah-mentah ajakan seperti itu" tegasnya.

    Kiki menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat sehingga masyarakat perlu lebih jernih dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di pasar. "Kita harus lebih rasional dalam menanggapi ajakan semacam itu. Mari kita cintai negara kita dengan melihat segala sesuatu secara lebih objektif" tambahnya. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak ikut menyebarkan rumor yang dapat memperburuk sentimen pasar. "Salah satu bentuk cinta kita pada negara adalah menjaga situasi ini jangan menambah dengan rumor yang tidak bertanggung jawab" pungkasnya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

      15-10-2026 - 08.20

      Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

      15-10-2026 - 05.55

      Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

      15-10-2026 - 05.20

      Suroso Isnandar Nakhodai PLN

      15-10-2026 - 02.55

      Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      15-10-2026 - 02.20

      Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

      14-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
      • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
      • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
      • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
      • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.