faktual.news – Sejumlah warga di Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, serta sebagian wilayah Depok, mendadak harus menghadapi kondisi gelap gulita. Aliran listrik di berbagai titik terputus secara serentak, memicu kebingungan dan keresahan di kalangan masyarakat. Namun, pihak PLN segera memberikan penjelasan mengenai penyebab di balik gangguan pasokan energi ini.
Terungkap, pemadaman listrik yang meluas ini merupakan bagian dari kegiatan rutin pemeliharaan jaringan. Fajar Nugroho, Humas PLN Kota Bogor, mengonfirmasi langsung bahwa insiden ini memang disengaja. "Betul, sedang ada pemeliharaan jaringan," kata Fajar, menegaskan bahwa langkah ini krusial untuk memastikan infrastruktur kelistrikan tetap prima dan mampu melayani kebutuhan masyarakat dengan optimal di kemudian hari.

Dampak pemadaman ini dirasakan di berbagai lokasi, termasuk area padat seperti Jalan Pajajaran di Kota Bogor, yang sempat menjadi perbincangan hangat di platform media sosial. Tidak hanya Bogor, warga di Sawangan Depok juga turut merasakan imbasnya. Ahmad Dhani, seorang warga Sawangan, menceritakan pengalamannya. Ia mengaku listrik di kediamannya mati sejak pukul 15.30 WIB dan baru kembali menyala sekitar pukul 18.00 WIB.
Saat ini, tim teknisi PLN masih berjibaku di lapangan untuk menuntaskan seluruh proses perawatan infrastruktur. Fajar Nugroho menambahkan, begitu seluruh pekerjaan pemeliharaan rampung, proses normalisasi akan segera diaktifkan. Ini berarti pasokan listrik akan dipulihkan secepatnya, memungkinkan aktivitas warga kembali berjalan normal. Masyarakat diimbau untuk tetap bersabar selama proses perbaikan berlangsung.


