Faktual News – Situasi ekonomi Indonesia yang tengah bergejolak, ditandai dengan pelemahan nilai tukar rupiah dan anjloknya bursa saham, memicu respons cepat dari parlemen. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dijadwalkan menyambangi Bank Indonesia (BI) hari ini, Selasa (19/5), setelah sebelumnya meninjau Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini diambil sebagai bentuk perhatian serius DPR terhadap kondisi perekonomian nasional yang tengah menghadapi tekanan.
Kunjungan Dasco ke bank sentral ini secara spesifik menyoroti kinerja rupiah yang terus tertekan. Nilai tukar mata uang Garuda bahkan sempat menembus level psikologis Rp16.700 per dolar AS, dan pada pukul 13.26 WIB hari ini, tercatat di angka Rp17.732 per dolar AS, melemah 64 poin atau 0,36 persen. "Kalau Rupiah, kita habis ini mau ke BI," tegas Dasco singkat usai pertemuan di BEI, menunjukkan urgensi dari agenda tersebut.

Sebelum bertolak ke BI, Dasco lebih dulu menyambangi BEI. Kunjungan ke lantai bursa tersebut tak lepas dari kondisi pasar saham yang terus menunjukkan tren penurunan. Ini mengindikasikan bahwa perhatian DPR tidak hanya tertuju pada stabilitas moneter, tetapi juga kesehatan pasar modal yang merupakan indikator penting perekonomian.
Meski Dasco belum merinci waktu pasti kedatangannya ke BI, ia meminta publik untuk menunggu informasi lebih lanjut. "Nanti dikasih tahu (jamnya)," imbuhnya. Namun, informasi yang beredar di kalangan jurnalis menyebutkan bahwa Dasco akan tiba di Bank Indonesia sekitar pukul 14.00 WIB. Kunjungan sidak ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi DPR untuk mendapatkan penjelasan komprehensif dari BI terkait strategi stabilisasi rupiah dan langkah-langkah antisipatif menghadapi tekanan ekonomi global.


