Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya

    26-08-2026 - 08.20

    Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp

    26-08-2026 - 05.20

    Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa

    26-08-2026 - 02.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya
    • Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp
    • Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa
    • Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa
    • Prabowo Ubah Bali Jadi Pusat Energi Surya
    • Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap
    • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
    • Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa
    Faktual News
    Home - Market - Bocoran OJK-BEI: Kebijakan HSC Bakal Ubah Wajah Pasar Modal!
    Market

    Bocoran OJK-BEI: Kebijakan HSC Bakal Ubah Wajah Pasar Modal!

    07-04-2026 - 05.2002 Mins Read0

    Faktual News – Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap meluncurkan kebijakan High Shareholding Concentration (HSC) yang akan berlaku efektif mulai 2 April 2026. Langkah strategis ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan memberikan sinyal peringatan dini bagi investor di pasar modal Tanah Air.

    Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, menjelaskan bahwa HSC merupakan sebuah pendekatan inovatif untuk mengukur sejauh mana konsentrasi kepemilikan saham terpusat pada segelintir kelompok pemegang saham tertentu. Baik itu oleh pengendali, pihak non-publik, maupun entitas lain yang terindikasi memiliki porsi saham signifikan.

    Bocoran OJK-BEI: Kebijakan HSC Bakal Ubah Wajah Pasar Modal!
    Gambar Istimewa :

    Dalam konferensi pers RDKB OJK di Jakarta, Senin (6/4/2026), Hasan menyatakan, "Pendekatan HSC di Indonesia ini telah kami sesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pasar modal di Indonesia, meskipun mengacu pada praktik bursa lain seperti Securities and Futures Commission (SFC) di Hong Kong."

    Lebih lanjut, Hasan menjelaskan bahwa mekanisme ini melampaui sekadar melihat angka kepemilikan mayoritas. HSC akan turut mempertimbangkan proporsi saham free float, distribusi kepemilikan di luar entitas pengendali, serta menganalisis pola-pola transaksi tertentu. Dengan kata lain, ini adalah alat yang membaca keseluruhan struktur pasar secara lebih komprehensif.

    Secara operasional, proses penilaian HSC akan diemban oleh BEI, yang akan mendapatkan dukungan data kepemilikan saham secara penuh dari KSEI. Hasan juga menggarisbawahi bahwa tidak ada "satu angka tunggal" atau ambang batas universal yang berlaku untuk HSC. "Pendekatan beberapa praktik global juga tidak sepenuhnya membuka detail teknis perhitungannya," imbuhnya.

    Penerapan kebijakan ini krusial untuk menjaga efektivitas pengawasan pasar serta mencegah potensi regulatory arbitrage. OJK secara tegas menyatakan bahwa HSC berfungsi sebagai indikator peringatan dini (early warning indicator) bagi para investor. "Jadi, ini adalah pengingat bagi para investor, di samping untuk meningkatkan transparansi dan juga kualitas pengambilan keputusan investasi para investor kita," papar Hasan.

    Ia menekankan, "Tentu ini bukan indikasi terjadinya pelanggaran atau bentuk hukuman atau sanksi terhadap emiten yang masuk dalam daftar HSC dimaksud." Kebijakan ini murni instrumen pengawasan untuk menciptakan pasar modal yang lebih sehat dan terinformasi.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya

      26-08-2026 - 08.20

      Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp

      26-08-2026 - 05.20

      Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa

      26-08-2026 - 02.20

      Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa

      25-08-2026 - 21.20

      Prabowo Ubah Bali Jadi Pusat Energi Surya

      25-08-2026 - 18.20

      Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap

      25-08-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya
      • Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp
      • Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa
      • Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa
      • Prabowo Ubah Bali Jadi Pusat Energi Surya

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.