Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama perdagangan hari Selasa (17/3) dengan performa gemilang, berhasil mantap bertengger di level 7.102,20. Lonjakan impresif sebesar 1,14 persen ini membawa indeks jauh di atas posisi pembukaan yang sempat berada di 7.022,28, memberikan sinyal positif bagi pasar modal domestik.
Aktivitas perdagangan sepanjang sesi pagi terpantau sangat dinamis. Berdasarkan data terkini dari RTI Business, volume transaksi mencapai angka fantastis 16,80 miliar saham. Frekuensi perpindahan tangan juga tak kalah ramai, tercatat sebanyak 895 ribu kali, dengan total nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp10,96 triliun. Angka-angka ini menunjukkan antusiasme investor yang cukup tinggi di tengah sentimen pasar.
Dominasi sentimen positif terlihat jelas dari pergerakan saham secara individual. Sebanyak 487 emiten berhasil mencatatkan penguatan, jauh melampaui 192 saham yang harus terkoreksi. Sementara itu, 131 saham lainnya terpantau stagnan tanpa perubahan harga.
Hampir seluruh sektor industri turut meramaikan euforia penguatan ini. Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan lonjakan 3,33 persen, diikuti ketat oleh sektor transportasi yang melesat 2,71 persen. Infrastruktur tak ketinggalan dengan kenaikan 2,60 persen, sementara teknologi dan properti masing-masing menguat 1,86 persen dan 1,46 persen. Sektor energi juga turut menyumbang energi positif dengan kenaikan 1,11 persen. Sektor non-siklikal, kesehatan, dan industrial juga menunjukkan performa solid, masing-masing naik 0,93 persen, 0,56 persen, dan 0,54 persen.
Meski demikian, tidak semua sektor mampu mempertahankan momentum positif. Dua sektor, yakni siklikal dan keuangan, terpantau harus puas dengan koreksi tipis, masing-masing merosot 0,11 persen dan 0,09 persen.
Sentimen positif juga merambat ke bursa regional. Indeks-indeks utama di Asia kompak bergerak di zona hijau. Nikkei 225 Tokyo menguat 0,37 persen, Shanghai Composite Index Shanghai naik tipis 0,09 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong memimpin dengan kenaikan 1,03 persen. Penguatan bursa regional ini turut menopang optimisme di pasar domestik.
