Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!

    04-03-2026 - 05.20

    Gawat! IHSG Terjun Bebas Hampir 1%, Investor Panik?

    03-03-2026 - 21.20

    Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?

    03-03-2026 - 14.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!
    • Gawat! IHSG Terjun Bebas Hampir 1%, Investor Panik?
    • Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?
    • Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!
    • Geger Pasar Modal! OJK Sikat IPPE, Denda Total Rp10 Miliar Lebih!
    • Bursa Berdarah? IHSG Turun, tapi Transaksi Malah Melonjak!
    • DSSA, BRMS, AMMN Cs: Dalang di Balik Lesunya IHSG Pekan Ini?
    Faktual News
    Home - Market - OJK Pastikan BEI Berubah Wajah: Pasar Modal Siap Geger!
    Market

    OJK Pastikan BEI Berubah Wajah: Pasar Modal Siap Geger!

    27-01-2026 - 21.2002 Mins Read0
    ojk pastikan bei berubah wajah pasar modal siap geger

    Faktual News – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan tuntas pada paruh pertama tahun 2026. Langkah strategis ini diharapkan membawa angin segar bagi tata kelola dan daya saing pasar modal Tanah Air di kancah global.

    Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta pada 27 Januari 2026, menegaskan bahwa kebijakan ini memiliki tujuan fundamental. "Kebijakan ini ditargetkan bisa rampung pada Semester I 2026 ini dan tujuannya adalah untuk meningkatkan dan memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good governance), meningkatkan bentuk pengelolaan yang lebih profesional, dan mengurangi risiko benturan kepentingan," ucap Mahendra.

    OJK Pastikan BEI Berubah Wajah: Pasar Modal Siap Geger!
    Gambar Istimewa : asset.mediaindonesia.com

    Lebih lanjut, Mahendra menjelaskan bahwa demutualisasi adalah transformasi mendasar struktur BEI. Dari yang semula berbentuk mutual, yakni dimiliki oleh anggotanya atau perusahaan efek, BEI akan berubah menjadi perseroan terbatas (PT) yang sahamnya dapat dimiliki oleh publik. Ia optimistis, perubahan ini akan signifikan dalam mendongkrak daya saing pasar modal Indonesia di panggung internasional.

    Saat ini, landasan hukum untuk demutualisasi ini sedang digodok dalam bentuk Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP). "Mengingat rumusannya dilaksanakan oleh pemerintah dalam bentuk PP atau sekarang adalah RPP demutualisasi bursa dan saat ini masih dalam pembahasan untuk skema yang akan ditetapkan," imbuh Mahendra. OJK secara aktif memberikan masukan, pandangan, dan berinteraksi intensif dalam penyusunan RPP tersebut, menyambut baik proses pematangan konsep ini demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.

    Dari sisi internal BEI, Direktur Penilaian I Gede Nyoman Yetna, sebelumnya mengungkapkan bahwa perubahan struktur ini memerlukan kajian komprehensif. "Jadi kami sebagai sebuah institusi, tadi saya sampaikan, kita tugasnya apa? Kita menyediakan studi yang komprehensif. Ini modelnya seperti apa? Yang nanti memberikan optimal benefit untuk capital market," ujar Nyoman beberapa waktu lalu, menekankan pentingnya menemukan model terbaik yang dapat memberikan manfaat optimal bagi pasar modal secara keseluruhan, sebelum diajukan kepada pemegang saham sebagai penentu keputusan akhir.

    Menanggapi rencana ini, Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai demutualisasi akan menjadikan BEI lebih independen dari kepentingan anggota bursa. Hal ini memungkinkan BEI mengambil keputusan yang lebih strategis dan objektif di masa mendatang. Reydi juga memprediksi BEI akan menarik investor strategis yang mencari imbal hasil, sehingga berpotensi menjadi entitas yang lebih berorientasi pada keuntungan (profit-oriented) dibandingkan sebelumnya.

    Transformasi ini menandai babak baru bagi BEI, diharapkan mampu menciptakan pasar modal yang lebih efisien, transparan, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!

    04-03-2026 - 05.20

    Gawat! IHSG Terjun Bebas Hampir 1%, Investor Panik?

    03-03-2026 - 21.20

    Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?

    03-03-2026 - 14.20

    03-03-2026 - 05.20

    Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!

    02-03-2026 - 21.20

    Geger Pasar Modal! OJK Sikat IPPE, Denda Total Rp10 Miliar Lebih!

    02-03-2026 - 14.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!
    • Gawat! IHSG Terjun Bebas Hampir 1%, Investor Panik?
    • Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?
    • (tanpa judul)
    • Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.