Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi pertama hari ini, Jumat, dengan performa yang kurang menggembirakan. Setelah sempat dibuka menguat, indeks acuan bursa saham Indonesia ini justru berbalik arah, tergelincir ke zona merah. IHSG ditutup pada level 8.568,66 poin, terkoreksi tajam sebesar 0,57 persen dari penutupan sebelumnya di 8.618,19 poin.
Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai meskipun pasar melemah. Sebanyak 23,17 miliar lembar saham berpindah tangan dalam 1,49 juta kali transaksi. Total nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai angka fantastis Rp15,63 triliun, mengindikasikan minat investor yang masih tinggi meski sentimen negatif mendominasi.
Dominasi tekanan jual terlihat jelas dari komposisi pergerakan saham. Tercatat, 470 saham mengalami koreksi harga, jauh melampaui 194 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 136 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan nilai.
Koreksi IHSG pada sesi ini bersifat menyeluruh, menyeret seluruh sektor industri ke zona merah. Tidak ada satu pun sektor yang mampu bertahan dari tekanan jual yang terjadi. Sektor siklikal memimpin pelemahan dengan anjlok 2,69 persen, diikuti sektor transportasi yang merosot 2,36 persen. Sektor infrastruktur juga tak luput dari tekanan, terkoreksi 1,44 persen.
Selanjutnya, sektor industrial turun 0,73 persen, properti melemah 0,68 persen, dan non-siklikal kehilangan 0,64 persen nilainya. Sektor bahan baku, teknologi, kesehatan, dan energi masing-masing mencatatkan penurunan antara 0,63 persen hingga 0,51 persen. Bahkan, sektor keuangan yang biasanya lebih stabil, juga ikut tergelincir tipis 0,07 persen.
Kontras dengan performa IHSG, bursa-bursa utama di Asia justru menunjukkan sinyal positif. Indeks Nikkei 225 Tokyo melonjak 1,08 persen, sementara Hang Seng Index Hong Kong menguat 0,67 persen. Tak ketinggalan, Shanghai Composite Index juga membukukan kenaikan sebesar 0,59 persen, menambah pertanyaan mengenai faktor spesifik yang menekan pasar domestik pada sesi ini.
