Faktual News Jakarta – PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) tengah merancang strategi agresif untuk mendongkrak kinerja perusahaan secara berkelanjutan hingga tahun 2026. Fokus utama adalah ekspansi operasional yang selaras dengan pemulihan armada, dengan mengutamakan pertumbuhan yang sehat dan profitabilitas.
Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, mengungkapkan bahwa penguatan konektivitas antar kota menjadi kunci utama di pasar domestik. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar dan mendorong pemerataan jaringan rute di seluruh pelosok Indonesia.

Pengembangan rute internasional juga menjadi prioritas, dengan memanfaatkan Makassar sebagai virtual hub. Selain itu, penambahan armada di Medan akan mendukung mobilitas penumpang menuju berbagai destinasi mancanegara.
"Kami akan fokus meningkatkan kinerja rute internasional dengan memperkuat jumlah penumpang dan memperbaiki pendapatan per kursi pada rute-rute yang sudah memiliki posisi pasar yang kuat," ujar Capt. Achmad dalam keterangan resminya, Kamis (27/11/2025).
Dari sisi operasional, efisiensi menjadi kunci. Perusahaan akan memaksimalkan utilisasi pesawat melalui penjadwalan rotasi yang lebih efisien. Strategi ini diharapkan dapat menekan biaya operasional per kursi (CASK) dan meningkatkan daya saing perusahaan.
Kinerja Positif di 2025
Kinerja Indonesia AirAsia menunjukkan tren positif sepanjang Januari hingga September 2025. Perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp6,03 triliun, meningkat 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pencapaian ini sejalan dengan pergerakan penumpang yang mencapai 4,44 juta, serta kapasitas yang disesuaikan secara optimal dengan kebutuhan pasar. Secara operasional, AirAsia telah mengoperasikan 29.731 penerbangan dengan kapasitas 5,35 juta kursi dan tingkat keterisian penumpang (load factor) sebesar 83 persen.
Ekspansi Rute Terus Berlanjut
Sebagai bagian dari strategi ekspansi jaringan, hingga Oktober 2025, Indonesia AirAsia telah membuka tiga rute internasional baru, yaitu Denpasar-Adelaide, Denpasar-Darwin, dan Surabaya-Don Mueang.
Di rute domestik, perusahaan juga menambah empat rute baru, yaitu Jakarta-Manado, Surabaya-Balikpapan, Balikpapan–Berau, serta Balikpapan–Tarakan.

