Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Massa Bayaran RANS Carnival

    04-11-2026 - 23.55

    Kredit Perbankan Melejit Drastis

    04-11-2026 - 23.20

    Strategi Efisiensi Besar Disney

    04-11-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Skandal Massa Bayaran RANS Carnival
    • Kredit Perbankan Melejit Drastis
    • Strategi Efisiensi Besar Disney
    • Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik
    • Saham PGE Tertekan Sentimen Global
    • Nasib Gaji Ahli Gizi di Program Makan Gratis
    • Duit Asing Serbu Pasar Keuangan Indonesia
    • Rupiah Tertekan di Level 18.168
    Faktual News
    Home - Market - Skandal Massa Bayaran RANS Carnival
    Market

    Skandal Massa Bayaran RANS Carnival

    04-11-2026 - 23.5502 Mins Read0
    skandal massa bayaran rans carnival

    Faktual.news – PT Rans Entertainment Indonesia Tbk akhirnya angkat bicara menyusul munculnya isu miring yang menyeret nama perusahaan dalam perhelatan RANS Carnival Yogyakarta. Perusahaan menanggapi serius tudingan mengenai adanya praktik pengerahan massa warga dengan imbalan uang sebesar Rp50 ribu untuk memeriahkan acara yang berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November 2026 tersebut.

    Melalui pernyataan resmi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pihak manajemen menegaskan bahwa seluruh tuduhan tersebut tidak benar. RANS menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak pernah memberikan instruksi, memprakarsai, maupun menyediakan dana untuk kegiatan pengerahan massa yang dituduhkan tersebut.

    Skandal Massa Bayaran RANS Carnival
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sekretaris Perusahaan RANS, Chintami Maranata Sihombing, menjelaskan bahwa klarifikasi ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan atas pemberitaan yang beredar luas di masyarakat. Ia menekankan bahwa RANS tidak pernah memerintahkan pihak kepolisian, perangkat desa, perangkat kelurahan, maupun pihak lainnya untuk melakukan mobilisasi warga dengan imbalan uang sebagaimana yang ramai dibicarakan melalui pesan singkat maupun media sosial.

    "Perseroan menegaskan bahwa Perseroan tidak menginstruksikan, menginisiasi, maupun mendanai kegiatan tersebut," tulis Chintami dalam surat tanggapan resminya. Ia juga menekankan bahwa RANS Carnival Yogyakarta pada hakikatnya adalah acara hiburan gratis yang ditujukan untuk memberikan kegembiraan bagi masyarakat luas.

    Selain menepis isu massa bayaran, RANS juga memberikan penjelasan terkait perubahan susunan pengisi acara yang sempat memicu tanda tanya. Perusahaan mengakui bahwa beberapa pengisi acara yang semula dijadwalkan tampil akhirnya memutuskan untuk membatalkan partisipasi mereka. Keputusan tersebut, menurut RANS, murni merupakan pertimbangan pribadi dari masing-masing pihak pengisi acara dalam menyikapi situasi yang berkembang menjelang acara.

    Situasi ini mulai memanas setelah kehadiran Raffi Ahmad dalam peringatan Sumpah Pemuda di Jakarta pada 29 Oktober 2026. Kehadiran tersebut memicu dinamika di lapangan yang akhirnya memaksa pihak penyelenggara melakukan penyesuaian konsep acara. Sebagai langkah antisipasi, RANS memutuskan untuk menyederhanakan rangkaian kegiatan namun tetap berkomitmen melibatkan musisi lokal, pelaku UMKM, serta komunitas kreatif di Yogyakarta.

    Meskipun terjadi berbagai penyesuaian dan perubahan rencana, manajemen RANS memastikan bahwa dinamika penyelenggaraan ini tidak memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan, arus kas, maupun operasional perusahaan secara keseluruhan. Saat ini, perusahaan tengah melakukan evaluasi mendalam terkait realisasi keuangan dan beban yang telah dikeluarkan.

    Sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang, RANS berencana memperkuat manajemen risiko dalam setiap penyelenggaraan acara di masa depan. Hal ini mencakup peningkatan koordinasi dengan aparat keamanan, pemerintah daerah, serta pengawasan yang lebih ketat terhadap isu-isu di media sosial yang berpotensi mengganggu reputasi perusahaan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Kredit Perbankan Melejit Drastis

      04-11-2026 - 23.20

      Strategi Efisiensi Besar Disney

      04-11-2026 - 21.55

      Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik

      04-11-2026 - 21.20

      Saham PGE Tertekan Sentimen Global

      04-11-2026 - 18.55

      Nasib Gaji Ahli Gizi di Program Makan Gratis

      04-11-2026 - 18.20

      Duit Asing Serbu Pasar Keuangan Indonesia

      04-11-2026 - 16.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Skandal Massa Bayaran RANS Carnival
      • Kredit Perbankan Melejit Drastis
      • Strategi Efisiensi Besar Disney
      • Misi KKP Sejahterakan Nelayan di 27 Titik
      • Saham PGE Tertekan Sentimen Global

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.