Faktual.news – Estafet kepemimpinan di tubuh PT PLN (Persero) resmi berganti. Melalui keputusan penting dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu malam, Suroso Isnandar resmi ditunjuk untuk menduduki kursi Direktur Utama PLN. Posisi puncak di perusahaan penyedia listrik negara tersebut kini resmi diamanahkan kepada Suroso, menggantikan Darmawan Prasodjo.
Keputusan perubahan struktur manajemen tertinggi ini dikonfirmasi langsung oleh Komisaris Independen PLN, Andi Arief. Dalam keterangannya, Andi membenarkan adanya perombakan di jajaran direksi tersebut. Menariknya, Suroso tidak langsung melepas tanggung jawab sebelumnya. Ia akan tetap menjalankan tugasnya sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan hingga ada pengganti baru untuk posisi tersebut.

Proses pergantian kepemimpinan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom pada pukul 18.30 WIB. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran direksi dan komisaris PLN, serta turut disaksikan oleh Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata. Perubahan ini menandai babak baru bagi PLN dalam menghadapi tantangan energi nasional di masa depan.
Profil dan Rekam Jejak Suroso Isnandar
Lahir di Klaten pada 12 Agustus 1971, Suroso Isnandar bukanlah sosok baru di dunia ketenagalistrikan Indonesia. Ia dikenal sebagai teknokrat yang memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem tenaga listrik. Sebelum naik takhta menjadi Dirut, Suroso telah lebih dulu mengabdi sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN No. SK-159/MBU/06/2025.
Secara akademis, Suroso memiliki profil yang sangat mumpuni. Ia merupakan lulusan Sarjana (S1) Teknik Sistem Tenaga dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1994. Ia kemudian memperdalam ilmunya dengan meraih gelar Master of Science dalam bidang Power System Engineering and Management dari University of Abertay pada 1999. Tak berhenti di situ, ia berhasil menuntaskan studi doktoral (S3) Teknik Elektro di ITB pada tahun 2025.
Pengalaman profesional Suroso mencakup berbagai posisi strategis yang membentuk ketajaman kepemimpinannya. Ia pernah menjabat sebagai General Manager PLN Unit Pembangkitan dan Transmisi Sulawesi (2019-2021), kemudian dipercaya menjadi General Manager PLN Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (2021-2022). Sebelum menjabat sebagai direktur, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kepala Divisi Digital dan Teknologi Informasi Kantor Pusat PLN (2022-2023).
Dengan kombinasi latar belakang teknis yang kuat dan pengalaman luas dalam transformasi digital serta pengelolaan sistem transmisi, Suroso diharapkan mampu membawa PLN melangkah lebih jauh. Fokus utama kepemimpinannya diprediksi akan tertuju pada akselerasi transisi energi menuju bauran energi terbarukan yang lebih bersih, andal, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.


