faktual.news – PT Permodalan Nasional Madani PNM kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan keluarga Indonesia, kali ini melalui program beasiswa pendidikan. Inisiatif mulia ini dirancang khusus untuk anak-anak nasabah program Bina Ekonomi Keluarga Sejahtera Mekaar, membuka gerbang kesempatan emas bagi mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih baik. Program ini menjadi bukti nyata bahwa PNM tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Salah satu penerima manfaat dari program ini adalah Wafa’ Shabrina Berlianti, putri dari Ismiatin Aningsih, seorang nasabah PNM Mekaar yang penuh inspirasi. Ismiatin, seorang ibu gigih, berhasil merintis usaha kateringnya setelah sebelumnya sempat merasakan pahitnya kegagalan dalam bisnis ayam broiler. Bergabung dengan PNM Mekaar pada tahun 2024, Ismiatin mendapatkan dukungan pembiayaan awal sebesar Rp2.000.000 yang terus meningkat seiring berkembangnya usahanya, disertai pendampingan yang berharga.

"Saya hanyalah seorang ibu dengan usaha sederhana, namun PNM membuktikan bahwa anak-anak kami juga memiliki hak untuk meraih mimpi-mimpi besar," ungkap Ismiatin penuh haru.
Selama perjalanan ibunya bersama PNM Mekaar, Wafa’ seringkali turut serta dalam pertemuan kelompok mingguan yang diikuti sang ibu bersama nasabah lainnya. Pengalaman ini, menurut Wafa’, menjadi salah satu pemicu semangatnya dalam menuntut ilmu. Di bangku sekolah, Wafa’ telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan, termasuk tampil dalam Drama Kolosal Tulungagung dan meraih gelar juara Palang Merah Remaja di kancah nasional. Ia juga aktif terlibat dalam beragam kegiatan organisasi, menunjukkan jiwa kepemimpinan dan sosial yang tinggi.
Kini, Wafa’ sedang berkompetisi dalam semifinal Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia, mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sebuah pencapaian yang luar biasa dan membanggakan. "Terima kasih PNM, Anda telah menjadi sayap yang mengantarkan mimpi-mimpi saya untuk terbang lebih tinggi dan membahagiakan ibu," tutur Wafa’ dengan penuh rasa syukur.
Direktur Utama PNM, Kindaris, menyampaikan apresiasi mendalam atas segala capaian yang telah diraih Wafa’. Ia menegaskan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan PNM memiliki dampak yang jauh melampaui sekadar pengembangan usaha nasabah. PNM berkomitmen penuh untuk menciptakan ruang tumbuh, baik bagi bisnis yang digeluti para nasabah maupun bagi masa depan pendidikan anak-anak mereka.
"Setiap usaha kecil yang kami dampingi menyimpan sejuta mimpi yang jauh lebih besar dari sekadar angka pembiayaan. Wafa’ adalah bukti nyata bahwa ketika seorang ibu diberikan kesempatan untuk bangkit, ia tidak hanya menghidupkan usahanya, tetapi juga membuka jalan terang bagi masa depan gemilang anak-anaknya," papar Kindaris.
Kindaris menambahkan, prinsip inilah yang senantiasa dijaga oleh PNM, memastikan bahwa upaya pemberdayaan tidak berhenti pada satu generasi. Bagi PNM, program beasiswa ini merupakan bagian integral dari komitmen jangka panjang perusahaan, bahwa penguatan ekonomi keluarga dan pendidikan anak-anak nasabah dapat berjalan beriringan, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.


