Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap

    25-08-2026 - 14.20

    LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis

    25-08-2026 - 08.20

    Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa

    25-08-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap
    • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
    • Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa
    • Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi
    • Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah
    • Pertamina Bikin Geger Industri Nasional
    • KPMG Pecat Ratusan Karyawan Skandal Rahasia Klien
    • Vietnam Bikin Kejutan Potong Pajak 30 Persen
    Faktual News
    Home - Market - KPMG Pecat Ratusan Karyawan Skandal Rahasia Klien
    Market

    KPMG Pecat Ratusan Karyawan Skandal Rahasia Klien

    24-08-2026 - 14.2002 Mins Read0
    kpmg pecat ratusan karyawan skandal rahasia klien

    faktual.news – Ratusan pekerja di KPMG Australia harus kehilangan pekerjaan mereka menyusul terkuaknya skandal penyalahgunaan informasi rahasia klien. Perusahaan jasa profesional global ini mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hampir 400 karyawannya, sebuah langkah drastis yang mengguncang industri.

    Keputusan PHK ini memangkas sekitar lima persen dari total tenaga kerja KPMG di Australia. Sebanyak 27 partner dan sekitar 360 karyawan terkena dampak, dengan sebagian besar pengurangan terjadi di divisi konsultasi dan layanan bisnis yang krusial.

    KPMG Pecat Ratusan Karyawan Skandal Rahasia Klien
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Skandal yang melanda KPMG mulai terkuak pada Maret 2026, ketika sejumlah whistleblower menyoroti praktik tidak etis. Mereka menuding staf KPMG menggunakan informasi rahasia klien untuk memenangkan kontrak audit bernilai fantastis. Kasus ini memicu gelombang kritik dan mempertanyakan integritas perusahaan.

    Dampak skandal ini tidak main-main. Jajaran pimpinan KPMG Australia mengalami perombakan besar-besaran. Mantan CEO, kepala divisi Audit, Ketua Dewan, serta beberapa partner senior terpaksa angkat kaki dari perusahaan. John Sams, yang sebelumnya menjabat sebagai partner di Commercial Advisory and Transactions, kemudian ditunjuk sebagai CEO pada Juli 2026 untuk memimpin upaya pemulihan.

    Sams mengakui tantangan berat yang dihadapi perusahaan akibat kelalaian internal. "Kami menyadari tantangan yang muncul akibat kegagalan kami sendiri, serta pekerjaan yang harus terus kami lakukan untuk membangun kembali kepercayaan," ujarnya, menegaskan komitmen untuk mengembalikan reputasi KPMG.

    Selain skandal, keputusan PHK ini juga dipengaruhi oleh proyeksi ekonomi Australia yang kurang menggembirakan. KPMG memperkirakan pertumbuhan ekonomi Negeri Kanguru akan tetap lesu hingga setidaknya tahun 2028. Kondisi ini diprediksi akan menekan investasi dari klien dan memperpanjang proses pengambilan keputusan bisnis, sehingga berdampak langsung pada operasional perusahaan.

    Secara finansial, KPMG mencatat penurunan pendapatan satu persen menjadi US$2,257 miliar atau setara Rp39,94 triliun pada tahun fiskal yang berakhir Juni 2026. Penurunan ini terutama disebabkan anjloknya pendapatan dari bisnis konsultasi yang hampir mencapai 17 persen, diperparah dengan hilangnya sejumlah kontrak penting dari pemerintah.

    Sebagai respons atas skandal dan untuk memulihkan kepercayaan publik, KPMG juga telah menyepakati moratorium tender pekerjaan baru dari pemerintah federal hingga 30 September 2026. Kebijakan ini diberlakukan sembari pemerintah Australia melakukan peninjauan menyeluruh terhadap tata kelola, budaya etika, dan integritas perusahaan.

    Untuk menghadapi masa sulit ini, KPMG tidak hanya melakukan PHK. Perusahaan juga berencana menyederhanakan struktur organisasinya. Langkah ini bertujuan membentuk tim yang lebih terintegrasi dan menyesuaikan operasional dengan standar layanan konsultasi global KPMG, demi efisiensi dan efektivitas di masa mendatang.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap

      25-08-2026 - 14.20

      LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis

      25-08-2026 - 08.20

      Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa

      25-08-2026 - 05.20

      Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi

      25-08-2026 - 02.20

      Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah

      24-08-2026 - 21.20

      Pertamina Bikin Geger Industri Nasional

      24-08-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap
      • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
      • Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa
      • Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi
      • Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.