faktual.news – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo kembali membawa kabar penting terkait sistem pembayaran tol nirsentuh Multi Lane Free Flow atau MLFF. Dody memastikan teknologi yang digadang-gadang akan merevolusi transaksi di jalan tol ini bakal segera menjalani serangkaian uji coba lanjutan dalam waktu dekat. Pemerintah bertekad agar pengujian kali ini dapat menghasilkan keputusan final mengenai nasib MLFF di Indonesia.
Menurut Dody, persiapan teknis dan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait sedang dimatangkan. Ia berharap, dalam beberapa minggu ke depan, proses pengujian ini sudah bisa dimulai. Pernyataan tersebut disampaikan Dody usai menghadiri Focus Group Discussion Asosiasi Jalan Tol Indonesia di Jakarta.

Sebelumnya, implementasi MLFF memang sempat tertunda. Dody menjelaskan, hal ini disebabkan oleh keharusan berdiskusi secara mendalam dengan beragam pemangku kepentingan, mulai dari Badan Usaha Jalan Tol BUJT Korlantas Polri hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan BPKP. Pembahasan yang melibatkan banyak instansi ini krusial mengingat MLFF akan membawa dampak signifikan terhadap tata kelola transaksi dan penegakan hukum di ruas jalan tol.
Pulau Bali akan kembali menjadi salah satu lokasi utama pengujian, menyusul evaluasi dari uji coba sebelumnya yang dinilai belum memberikan data komprehensif. Selain itu, pemerintah juga tengah menargetkan satu titik tambahan di Pulau Jawa yang kini masih dalam tahap pembahasan untuk penentuan lokasi pastinya.
Uji coba lanjutan ini dirancang dengan perencanaan yang jauh lebih matang. Tujuannya jelas, agar Kementerian Pekerjaan Umum dapat segera menetapkan arah keberlanjutan teknologi MLFF di Tanah Air. Namun demikian Dody belum bisa merinci kapan target penerapan penuh sistem ini akan terealisasi. Ia menegaskan, keputusan akhir sangat bergantung pada hasil evaluasi menyeluruh dari uji coba yang akan datang. Semua pihak yang terlibat harus mencapai kesepakatan sebelum MLFF dinyatakan layak untuk diadopsi secara luas.


