Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Waktu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi Menipis

    14-10-2026 - 05.55

    Misteri Ekonomi Abu-Abu di Indonesia

    14-10-2026 - 05.20

    Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos

    14-10-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Waktu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi Menipis
    • Misteri Ekonomi Abu-Abu di Indonesia
    • Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos
    • Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal
    • Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan
    • Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia
    • Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan
    • Penyebab Antrean BBM di Bali Terungkap
    Faktual News
    Home - Market - Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya
    Market

    Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya

    02-08-2026 - 02.2002 Mins Read4
    mengapa mal kini berpagar tinggi ternyata ini dalangnya

    faktual.news – Fenomena pagar tinggi yang kini banyak menghiasi sejumlah pusat perbelanjaan dan gedung di berbagai kota, termasuk Jakarta dan Surabaya, belakangan menjadi sorotan publik. Kehadiran pagar-pagar ini memicu beragam spekulasi, namun kini terungkap alasan di baliknya. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, akhirnya angkat bicara mengenai tren yang terlihat di lokasi seperti Mal Kota Kasablanka.

    Alphonzus menjelaskan, langkah pemasangan pagar ini sejatinya bertujuan untuk mengelola dan menertibkan pergerakan pengunjung. Tanpa pembatas, ia menyebut, pengunjung bisa keluar masuk dari berbagai titik yang justru berisiko tinggi terhadap kelancaran dan keselamatan lalu lintas di sekitar area mal. Menurutnya, pemasangan pagar bukan hal baru; banyak pusat perbelanjaan yang sudah menerapkan sistem ini sejak awal pembangunan.

    Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Lebih lanjut, Alphonzus menambahkan bahwa pagar-pagar ini juga berfungsi sebagai benteng pengaman, khususnya bagi mal-mal yang berada di pusat kota atau area yang kerap menjadi lokasi demonstrasi. Dengan demikian, pagar besi tersebut menjadi salah satu elemen penting dalam strategi keamanan pengelola. Tren ini tidak hanya terjadi di Jakarta, melainkan juga merambah kota lain seperti Surabaya, di mana mal-mal besar di bawah Pakuwon Group seperti Pakuwon Mall, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall turut memasang pagar serupa.

    Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menyoroti fenomena tersebut. Ia menduga pemasangan pagar ini didasari oleh kekhawatiran akan situasi keamanan. Namun, Pramono berencana meminta pihak pengelola mal untuk mempertimbangkan kembali dan membongkar pagar-pagar tersebut. Menurutnya, kecemasan yang berlebihan justru dapat menciptakan suasana yang kurang kondusif. Untuk menjamin stabilitas keamanan di Ibu Kota, ia menegaskan terus berkoordinasi erat dengan TNI, Polri, serta aparat penegak hukum lainnya.

    Senada dengan pemerintah daerah, pihak kepolisian juga memastikan kondisi Jakarta tetap aman dan terkendali. Kepala Bidang Humas Polda Metro, Komisaris Besar Budi Hermanto, menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berada dalam kendali penuh dan tidak ada ancaman penjarahan seperti yang dikhawatirkan. Budi menambahkan, hingga kini Polda Metro belum menerima pemberitahuan resmi mengenai rencana aksi massa. Meski demikian, Direktorat Reserse Siber Polda Metro terus aktif memantau berbagai konten atau ajakan aksi yang beredar di media sosial.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Waktu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi Menipis

      14-10-2026 - 05.55

      Misteri Ekonomi Abu-Abu di Indonesia

      14-10-2026 - 05.20

      Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos

      14-10-2026 - 02.55

      Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal

      14-10-2026 - 02.20

      Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan

      13-10-2026 - 23.55

      Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia

      13-10-2026 - 23.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Waktu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi Menipis
      • Misteri Ekonomi Abu-Abu di Indonesia
      • Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos
      • Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal
      • Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.