Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

    15-10-2026 - 08.20

    Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

    15-10-2026 - 05.55

    Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

    15-10-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
    • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
    • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
    • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
    • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
    • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
    • Strategi Baru Sawit Indonesia
    • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
    Faktual News
    Home - Market - Prabowo Panggil Mentan Ini Perintah Darurat
    Market

    Prabowo Panggil Mentan Ini Perintah Darurat

    29-07-2026 - 05.2003 Mins Read2
    prabowo panggil mentan ini perintah darurat

    faktual.news – Istana Kepresidenan Jakarta menjadi saksi pertemuan penting antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman baru-baru ini. Agenda utama diskusi tersebut adalah strategi antisipasi menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi akan menguat, serta memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga. Usai pertemuan, Mentan Amran memberikan pernyataan menenangkan, menegaskan bahwa pasokan pangan Indonesia saat ini berada dalam kondisi aman.

    Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya respons cepat dan terukur. Beliau menginstruksikan percepatan langkah mitigasi di berbagai wilayah yang mulai merasakan dampak kekeringan. Arahan konkret mencakup optimalisasi program pompanisasi, perbaikan menyeluruh jaringan irigasi, serta implementasi berbagai inisiatif lain demi menjamin pasokan air vital bagi lahan pertanian. "Bapak Presiden meminta agar daerah-daerah kering segera diantisipasi dengan pompanisasi dan perbaikan irigasi," ungkap Amran.

    Prabowo Panggil Mentan Ini Perintah Darurat
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Meskipun demikian, Amran Sulaiman melaporkan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi sekitar 35 ribu hektare lahan pertanian yang terdampak El Nino. Angka ini, menurutnya, masih tergolong kecil dan diyakini tidak akan menggoyahkan ketahanan pangan nasional. Keyakinan ini didasari oleh cadangan pangan yang kuat, yang meliputi hasil panen padi yang sedang tumbuh (standing crop), stok beras di sektor perhotelan, restoran, dan katering (horeka), serta cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog.

    Total cadangan pangan ini mencapai angka fantastis 26 juta ton, sebuah volume yang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga sepuluh bulan ke depan. Jumlah ini bahkan diyakini cukup untuk melewati periode panen raya yang biasanya jatuh pada Maret tahun depan. Amran juga membandingkan kondisi stok beras pemerintah saat ini dengan tahun 2023, di mana cadangan kini jauh lebih melimpah. "Stok kita sekarang mencapai 5 juta ton, jauh berbeda dengan tahun 2023 yang hanya sekitar 1 juta ton, bahkan pernah 500 ribu ton," jelasnya, memberikan jaminan kuat.

    Di sisi lain, ancaman El Nino tidak bisa dianggap remeh. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengindikasikan bahwa fenomena iklim ini menunjukkan kekuatan signifikan dan berpotensi terus menguat sepanjang tahun. Kondisi ini berpotensi besar mengurangi curah hujan di banyak wilayah, memicu risiko kekeringan yang lebih parah. Bahkan, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dari Amerika Serikat memprediksi El Nino bisa berlanjut hingga awal tahun 2027. Beberapa ahli bahkan memperkirakan El Nino tahun ini dapat berevolusi menjadi "Super El Nino", membawa dampak yang lebih luas terhadap sektor pertanian, ketersediaan air bersih, hingga peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan. BMKG secara khusus mengingatkan bahwa El Nino dapat menghambat pertumbuhan tanaman, menurunkan produktivitas, dan meningkatkan potensi gagal panen akibat defisit air. Namun, dengan arahan tegas dari Presiden dan langkah antisipasi yang telah disiapkan, pemerintah optimistis dapat menghadapi tantangan iklim ini.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

      15-10-2026 - 08.20

      Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

      15-10-2026 - 05.55

      Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

      15-10-2026 - 05.20

      Suroso Isnandar Nakhodai PLN

      15-10-2026 - 02.55

      Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      15-10-2026 - 02.20

      Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

      14-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
      • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
      • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
      • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
      • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.