Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TERBONGKAR! Bahaya Tersembunyi Demutualisasi BEI!

    04-02-2026 - 05.20

    IHSG Meroket 2,52%! Saham Ini Jadi Primadona Pasar!

    03-02-2026 - 21.20

    Bursa Geger! Sosok Ini Resmi Jadi Pjs Dirut BEI

    03-02-2026 - 14.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • TERBONGKAR! Bahaya Tersembunyi Demutualisasi BEI!
    • IHSG Meroket 2,52%! Saham Ini Jadi Primadona Pasar!
    • Bursa Geger! Sosok Ini Resmi Jadi Pjs Dirut BEI
    • Bursa RI Siap Melejit? OJK-BEI Bocorkan Strategi ke MSCI!
    • Jangan Panik! OJK Ungkap Peluang Emas di Tengah IHSG Merah
    • 38 Saham Disuspensi BEI! Kenapa Investor Harus Waspada?
    • Revolusi Pasar Modal! OJK Beberkan 8 Jurus Jitu Bikin Untung!
    Faktual News
    Home - Market - TERBONGKAR! Bahaya Tersembunyi Demutualisasi BEI!
    Market

    TERBONGKAR! Bahaya Tersembunyi Demutualisasi BEI!

    04-02-2026 - 05.2003 Mins Read0
    terbongkar bahaya tersembunyi demutualisasi bei

    Faktual News – Rencana percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditargetkan rampung pada kuartal I 2026 menuai sorotan tajam dari para pengamat pasar modal. Langkah ambisius ini, meskipun menjanjikan efisiensi, juga menyimpan potensi risiko signifikan yang perlu diwaspadai, terutama bagi keberlangsungan pasar modal yang sehat dan perlindungan investor.

    Pengamat Pasar Modal, Dipo Satria Ramli, menggarisbawahi bahwa target waktu yang "sangat agresif" ini berpotensi menimbulkan masalah serius jika tidak dibarengi dengan mekanisme pelaksanaan yang transparan dan terukur. Salah satu kekhawatiran utamanya adalah lonjakan biaya transaksi yang pada akhirnya akan membebani investor ritel, kelompok yang paling rentan terhadap fluktuasi pasar. "Pentingnya skema perlindungan yang memadai harus menjadi prioritas agar kepentingan investor ritel tetap terjaga," tegas Dipo.

    TERBONGKAR! Bahaya Tersembunyi Demutualisasi BEI!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Lebih lanjut, Dipo menyoroti potensi konflik kepentingan yang bisa muncul antara orientasi profit bursa sebagai entitas bisnis dengan fungsi regulasinya sebagai Self-Regulatory Organization (SRO). Ia menekankan perlunya kerangka tata kelola (governance framework) yang kuat dan transparan untuk memitigasi risiko ini.

    Risiko lain yang tak kalah penting adalah dominasi kepemilikan. Dipo memperingatkan tentang kemungkinan penguasaan oleh investor asing yang cenderung berorientasi pada imbal hasil jangka pendek, atau oleh konglomerasi domestik seperti Danantara, yang berpotensi memiliki "vested interest" atau kepentingan tertentu di pasar modal. "Dominasi kepemilikan asing atau konglomerasi domestik dapat menciptakan distorsi kepentingan di pasar modal," jelas Dipo kepada faktual.news di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

    Menurut Dipo, percepatan demutualisasi saat ini belum memiliki urgensi yang kuat. Ia berpendapat bahwa pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan perbaikan tata kelola BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Kegagalan tata kelola SRO ini tidak bisa dilihat semata-mata karena pemegang saham adalah anggota bursa. Dengan demutualisasi, apakah otomatis tata kelola akan menjadi lebih baik karena ada pemegang saham baru? Sebagai pemegang saham baru, sudah pasti orientasi utamanya adalah profit dan belum tentu ini sejalan dengan fungsi SRO," imbuhnya.

    Sisi Positif yang Tersembunyi:

    Meskipun demikian, demutualisasi juga membawa sejumlah dampak positif yang diakui oleh para ahli. Salah satunya adalah pemisahan kepemilikan dari keanggotaan, yang secara efektif menghilangkan konflik "wasit sekaligus pemain." Hal ini memungkinkan bursa untuk bertindak lebih independen dalam tindakan disipliner terhadap distorsi pasar, serta mendorong manajemen bursa menjadi lebih profesional. "Demutualisasi lebih dibutuhkan jika ada keperluan modal, misalnya memang ada keperluan teknologi untuk pengawasan," ujar Dipo, memberikan konteks kapan langkah ini menjadi krusial.

    Senada, Pengamat Pasar Modal Reydi Octa melihat demutualisasi sebagai katalis positif yang potensial bagi pasar modal Indonesia melalui pemisahan peran. Dengan pemisahan ini, BEI diharapkan memiliki tata kelola yang lebih independen, transparan, dan profesional, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kredibilitas bursa saham Indonesia di mata investor global.

    Namun, Reydi juga tidak menampik potensi negatifnya, yaitu kemungkinan timbulnya konflik kepentingan berbasis laba akibat tekanan dari pemegang saham. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri menegaskan bahwa implementasi demutualisasi BEI masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP).

    Editor: Galih Pratama

    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    IHSG Meroket 2,52%! Saham Ini Jadi Primadona Pasar!

    03-02-2026 - 21.20

    Bursa Geger! Sosok Ini Resmi Jadi Pjs Dirut BEI

    03-02-2026 - 14.20

    Bursa RI Siap Melejit? OJK-BEI Bocorkan Strategi ke MSCI!

    03-02-2026 - 05.20

    Jangan Panik! OJK Ungkap Peluang Emas di Tengah IHSG Merah

    02-02-2026 - 21.20

    38 Saham Disuspensi BEI! Kenapa Investor Harus Waspada?

    02-02-2026 - 14.20

    02-02-2026 - 05.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • TERBONGKAR! Bahaya Tersembunyi Demutualisasi BEI!
    • IHSG Meroket 2,52%! Saham Ini Jadi Primadona Pasar!
    • Bursa Geger! Sosok Ini Resmi Jadi Pjs Dirut BEI
    • Bursa RI Siap Melejit? OJK-BEI Bocorkan Strategi ke MSCI!
    • Jangan Panik! OJK Ungkap Peluang Emas di Tengah IHSG Merah

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.