Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru BI Longgarkan Likuiditas Pasar

    25-10-2026 - 08.55

    Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan

    25-10-2026 - 08.20

    Arah Baru Transformasi Energi Indonesia

    25-10-2026 - 05.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru BI Longgarkan Likuiditas Pasar
    • Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan
    • Arah Baru Transformasi Energi Indonesia
    • Strategi Baru BI Dorong Kredit Sektor Potensial
    • Belanja Kasur Mewah Cuma Setengah Harga
    • Sistem Prasmanan Sukses Kurangi Sisa Makanan
    • Strategi Baru Pertamina Jaga Stok BBM
    • Strategi Baru Pertamina Jaga Stok BBM
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan
    Market

    Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan

    25-10-2026 - 08.2003 Mins Read0
    strategi baru hemat anggaran triliunan

    Faktual.news – Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan langkah berani dalam mengelola anggaran negara guna memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lebih efisien dan tepat sasaran. Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa perubahan skema pemberian insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program MBG diprediksi mampu menyelamatkan uang negara dalam jumlah yang sangat fantastis.

    Langkah efisiensi ini dilakukan dengan menghapus sistem insentif harian tetap (flat) sebesar Rp6 juta per hari yang sebelumnya diterapkan pada setiap unit dapur. Sebagai gantinya, pemerintah kini menerapkan skema insentif berbasis kinerja, yakni sebesar Rp2.000 untuk setiap porsi makanan yang benar-benar disajikan kepada penerima manfaat.

    Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sudaryono menjelaskan bahwa kebijakan baru ini mulai diberlakukan sejak 5 Oktober 2026. Dengan perubahan mekanisme tersebut, ia mengestimasi adanya penghematan anggaran negara hingga mencapai angka Rp3 triliun pada akhir Desember mendatang.

    "Saya sudah menghitung, sejak kita memberlakukan perubahan dari sistem Rp6 juta flat menjadi Rp2.000 per porsi pada 5 Oktober kemarin, kita telah berhasil menghemat anggaran negara kurang lebih Rp3 triliun hingga akhir Desember," ujar Sudaryono dalam sebuah forum di Jakarta Pusat.

    Sebelumnya, skema insentif Rp6 juta per hari tersebut didasarkan pada asumsi ideal pelayanan sebanyak 3.000 porsi per hari (3.000 porsi dikali Rp2.000). Namun, dalam praktiknya, ditemukan ketimpangan di mana dapur yang hanya melayani 1.000 hingga 2.500 porsi tetap menerima pembayaran flat sebesar Rp6 juta. Hal inilah yang kemudian dianggap tidak efisien dan berpotensi membebani APBN secara tidak perlu.

    Melalui skema baru, prinsip keadilan diterapkan secara nyata. Dapur yang mampu melayani jumlah porsi lebih banyak akan mendapatkan insentif yang lebih besar, sementara dapur dengan kapasitas layanan kecil akan menerima insentif yang proporsional sesuai jumlah porsinya.

    Sudaryono menegaskan bahwa pengelolaan APBN harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan akuntabilitas tinggi. Ia menekankan bahwa setiap rupiah dari uang rakyat harus dibelanjakan dengan sebaik-baiknya tanpa adanya kebocoran anggaran pada entitas yang tidak berhak.

    Perlu diketahui, nilai insentif Rp2.000 per porsi ini bukanlah biaya tambahan di luar anggaran utama MBG. Dari total alokasi Rp15.000 per porsi, rinciannya adalah Rp10.000 untuk bahan baku makanan, Rp3.000 untuk biaya operasional memasak, dan Rp2.000 dialokasikan sebagai insentif ketersediaan serta mutu layanan SPPG.

    Kebijakan ini telah diperkuat melalui Peraturan BGN Nomor 13 Tahun 2026. Selain itu, pemberian insentif kini sangat bergantung pada aktivitas layanan. Jika sebuah dapur mengalami penghentian operasional sementara atau tidak melayani karena hari libur nasional maupun kondisi darurat seperti bencana alam, maka insentif tidak akan diberikan.

    Untuk mencegah terjadinya tumpang tindih atau perebutan penerima manfaat antar-dapur, BGN juga telah menyiapkan sistem penetapan penerima manfaat yang ketat. Hal ini bertujuan agar setiap dapur, baik skala kecil maupun besar, dapat bekerja sesuai dengan kapasitas maksimalnya masing-masing demi menjamin kualitas gizi bagi siswa sekolah serta kelompok rentan lainnya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru BI Longgarkan Likuiditas Pasar

      25-10-2026 - 08.55

      Arah Baru Transformasi Energi Indonesia

      25-10-2026 - 05.55

      Strategi Baru BI Dorong Kredit Sektor Potensial

      25-10-2026 - 05.20

      Belanja Kasur Mewah Cuma Setengah Harga

      25-10-2026 - 02.55

      Sistem Prasmanan Sukses Kurangi Sisa Makanan

      25-10-2026 - 02.20

      Strategi Baru Pertamina Jaga Stok BBM

      24-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru BI Longgarkan Likuiditas Pasar
      • Strategi Baru Hemat Anggaran Triliunan
      • Arah Baru Transformasi Energi Indonesia
      • Strategi Baru BI Dorong Kredit Sektor Potensial
      • Belanja Kasur Mewah Cuma Setengah Harga

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.