faktual.news – Sebuah gebrakan besar tengah digulirkan PT Pertamina Persero melalui Program Desa Energi Berdikari DEB yang tak hanya menerangi desa dengan energi bersih namun juga menggerakkan roda perekonomian lokal. Inisiatif ambisius ini telah menjangkau ratusan titik di seluruh Nusantara dan terus meluas, puncaknya dirayakan dalam sebuah festival akbar di Jakarta.
Festival Desa Energi Berdikari Pertamina 2026 yang berlangsung pada 27-28 Agustus 2026 di Grha Pertamina Jakarta menjadi ajang strategis. Acara ini mempertemukan berbagai pihak mulai dari pemerintah perguruan tinggi inovator hingga penggerak masyarakat. Tujuannya jelas yakni memperkuat kolaborasi dan mendorong penerapan teknologi tepat guna yang relevan dengan kebutuhan desa.

Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Profesor Brian Yuliarto memberikan apresiasi tinggi terhadap implementasi DEB. Menurutnya program ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi dapat menjadi jawaban atas berbagai tantangan di tingkat desa. Brian menegaskan bahwa kampus-kampus memiliki segudang hasil riset dan inovasi yang siap diadaptasi untuk kemajuan masyarakat. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk mengkoordinasikan teknologi-teknologi unggulan dari perguruan tinggi agar dapat segera diimplementasikan di desa-desa energi berdikari. Kolaborasi antara industri pemerintah perguruan tinggi dan masyarakat dinilai Brian sebagai kunci pembuka ruang hilirisasi riset dan pengembangan teknologi yang tepat guna.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina Persero Oki Muraza menjelaskan bahwa DEB bukan sekadar mengenalkan energi terbarukan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas warga dalam memanfaatkan energi secara produktif. Konsep dasarnya adalah membangun kesadaran masyarakat tentang potensi energi terbarukan kemudian melatih mereka untuk menggunakannya hingga akhirnya program ini mampu menghadirkan keuntungan ekonomi yang nyata.
Dari 269 program DEB yang telah berjalan 166 di antaranya fokus pada ketahanan pangan. Sementara itu 58 program dikembangkan sebagai destinasi wisata energi dan 45 lainnya mengusung konsep pesisir modern. Pemanfaatan energi bersih dalam program-program ini ditopang oleh 237 instalasi panel surya 21 instalasi metana dan biogas delapan mikrohidro dua biodiesel serta satu sistem hybrid. Secara total kapasitas energi baru terbarukan yang dimanfaatkan mencapai sekitar 135 MWp dan berhasil memproduksi biogas serta metana sebanyak 959.302 meter kubik.
Dampak sosial dan ekonomi DEB sungguh luar biasa. Program ini telah menjangkau 283.961 jiwa termasuk 62 penyandang disabilitas dan membukukan nilai ekonomi fantastis sekitar Rp565 miliar setiap tahunnya. Di sektor pangan DEB turut mendukung produksi padi hingga 21.357 ton per tahun serta berkontribusi signifikan dalam menekan emisi karbon mencapai 109 juta ton CO2e secara total. Oki Muraza optimistis potensi pengembangan program ini masih sangat besar mengingat Indonesia memiliki sekitar 75 ribu desa dengan beragam potensi energi dan ekonomi lokal. Ia juga menyoroti peran penting para pahlawan lokal atau Local Heroes yang berjumlah 223 orang tersertifikasi dalam memastikan keberlanjutan program.
Corporate Secretary PT Pertamina Persero Arya Dwi Paramita menambahkan bahwa Festival DEB 2026 berfungsi sebagai jembatan penghubung antara aspirasi masyarakat dengan terobosan inovasi dari perguruan tinggi pemerintah maupun para inovator. Dalam festival ini Pertamina menandatangani komitmen pengembangan 53 lokasi DEB baru melalui kolaborasi teknologi tepat guna kerja sama dengan kementerian dan universitas serta inovator Pertamuda. Penyerahan sertifikat kompetensi Energi Baru Terbarukan kepada para Local Hero dan dukungan alat pelindung diri juga menjadi bagian penting dari acara ini.
Arya menegaskan bahwa melalui DEB Pertamina tidak hanya mendorong pemanfaatan energi terbarukan di desa tetapi juga menciptakan sebuah ekosistem holistik yang merajut teknologi canggih kapasitas sumber daya manusia dan geliat aktivitas ekonomi. Pendekatan ini diharapkan menjadikan energi terbarukan sebagai motor penggerak produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat vital untuk menjembatani hasil riset dengan kebutuhan nyata di lapangan. Pengembangan DEB merupakan bagian integral dari upaya Pertamina memperluas manfaat energi terbarukan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Program Desa Energi Berdikari adalah wujud nyata pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan TJSL Pertamina. Inisiatif ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals SDGs penerapan prinsip Environmental Social and Governance ESG serta aspirasi Net Zero Emission 2060 melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan energi terbarukan di tingkat desa.


