Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

    15-10-2026 - 08.20

    Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

    15-10-2026 - 05.55

    Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

    15-10-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
    • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
    • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
    • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
    • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
    • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
    • Strategi Baru Sawit Indonesia
    • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
    Faktual News
    Home - Market - Indonesia Kebal Badai Ekonomi Global Ini Alasannya
    Market

    Indonesia Kebal Badai Ekonomi Global Ini Alasannya

    21-07-2026 - 05.2002 Mins Read3
    indonesia kebal badai ekonomi global ini alasannya

    faktual.news – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang juga memimpin Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), baru-baru ini menyuarakan optimisme terkait ketahanan ekonomi nasional. Ia memastikan bahwa fondasi stabilitas sistem keuangan Indonesia akan tetap kokoh hingga paruh pertama tahun 2026, bahkan di tengah gempuran turbulensi global yang penuh ketidakpastian. Ini bukan sekadar janji, melainkan hasil dari strategi terpadu yang telah dijalankan dengan cermat.

    Dalam pertemuan KSSK bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Jakarta, Purbaya menegaskan bahwa di saat dunia dilanda perlambatan ekonomi, ketegangan geopolitik yang memanas, serta volatilitas pasar keuangan yang tinggi, kondisi ekonomi dan stabilitas keuangan domestik Indonesia justru menunjukkan performa yang impresif. "Kekuatan ini lahir dari kolaborasi apik antara kebijakan fiskal, moneter, sektor jasa keuangan, dan sistem penjaminan simpanan yang terus kami perkuat melalui koordinasi intensif di dalam KSSK," jelas Purbaya.

    Indonesia Kebal Badai Ekonomi Global Ini Alasannya
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terbukti menjadi perisai utama dalam menjaga stabilitas sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi. Hingga pertengahan tahun ini, APBN mencatatkan kinerja gemilang. Pendapatan negara melonjak 21,4 persen secara tahunan, sementara belanja negara juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 17,8 persen. Lebih lanjut, keseimbangan primer tetap surplus, dan defisit APBN berhasil dikendalikan, dengan proyeksi mencapai 2,85 persen terhadap PDB di akhir tahun.

    Pemerintah tidak tinggal diam. Berbagai instrumen fiskal terus dimaksimalkan untuk mengukuhkan ketahanan ekonomi. Langkah-langkah strategis meliputi penempatan uang negara pada bank umum untuk menjaga likuiditas pasar, penguatan peran APBN sebagai penstabil harga BBM dan pangan, serta pemberian serangkaian stimulus yang memberi angin segar bagi dunia usaha dan mendorong akselerasi ekonomi. Stimulus tersebut mencakup diskon transportasi, insentif impor LPG dan plastik, relaksasi iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), dukungan khusus untuk sektor pariwisata dan industri padat karya, hingga program magang dan vokasi.

    Ke depan, KSSK berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi risiko, baik dari kancah global maupun domestik. Purbaya menekankan pentingnya sinergi kebijakan yang lebih erat antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan. "Melalui koordinasi yang solid, kami memastikan setiap kebijakan saling melengkapi dan memperkuat, demi menjaga kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang merata, lestari, dan berketahanan tinggi untuk kesejahteraan masyarakat," pungkas Purbaya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

      15-10-2026 - 08.20

      Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

      15-10-2026 - 05.55

      Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

      15-10-2026 - 05.20

      Suroso Isnandar Nakhodai PLN

      15-10-2026 - 02.55

      Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      15-10-2026 - 02.20

      Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

      14-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
      • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
      • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
      • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
      • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.