Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terkuak Jurus Jitu Prabowo Kejar Ekonomi 6 Persen

    19-08-2026 - 08.20

    Terungkap Modus Licik Operator Kapal Menhub Murka

    19-08-2026 - 05.20

    Monas Penuh! Menteri UMKM Ungkap Pesan Penting

    19-08-2026 - 02.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Terkuak Jurus Jitu Prabowo Kejar Ekonomi 6 Persen
    • Terungkap Modus Licik Operator Kapal Menhub Murka
    • Monas Penuh! Menteri UMKM Ungkap Pesan Penting
    • Tarif Ojol dan Kurir Berubah Total Siap-Siap
    • Harga Beras Meroket Stok Melimpah Ini Dalangnya
    • Heboh Bandara NTT Tetap Normal Pasca Gempa
    • Terungkap Kapan Subsidi Motor Listrik Prabowo Berlaku
    • Rupiah Menggila Hari Ini Dolar AS Terkapar
    Faktual News
    Home - Market - Harga Beras Meroket Stok Melimpah Ini Dalangnya
    Market

    Harga Beras Meroket Stok Melimpah Ini Dalangnya

    18-08-2026 - 18.2003 Mins Read1
    harga beras meroket stok melimpah ini dalangnya

    faktual.news – Fenomena kenaikan harga beras di berbagai wilayah terus menjadi sorotan publik, padahal cadangan komoditas pokok ini di tangan Perum Bulog terbilang melimpah. Badan Pangan Nasional Bapanas akhirnya buka suara, menjelaskan bahwa akar masalahnya bukan semata pada ketersediaan stok, melainkan pada kecepatan dan efektivitas distribusi untuk menstabilkan harga di pasaran.

    Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menegaskan Bulog harus segera menggenjot dan meratakan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan SPHP. Prioritas utama adalah pasar-pasar tradisional, bukan hanya Rumah Pangan Kita RPK. Selain itu, penyaluran bantuan pangan alokasi Juli hingga September juga harus tepat waktu.

    Harga Beras Meroket Stok Melimpah Ini Dalangnya
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Jika Bulog terlalu banyak menyalurkan SPHP melalui RPK namun distribusi ke pasar minim, tentu indeks perkembangan harga akan melonjak. Oleh karena itu, strategi harus diubah. Banjiri pasar-pasar dengan SPHP di bulan Agustus, September, Oktober, dan seterusnya," tegas Ketut dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 pada Selasa 18 Agustus.

    Ketut menambahkan, penyaluran SPHP yang tidak optimal ke pasar membuat intervensi harga menjadi kurang efektif. Ia meminta Bulog untuk memanfaatkan sepenuhnya cadangan beras yang besar sebagai instrumen vital dalam meredam gejolak harga. Stok yang melimpah harus segera masuk ke wilayah dan pasar yang membutuhkan.

    Pemerintah daerah juga diminta untuk aktif memantau pergerakan harga beras setiap hari dan berkoordinasi langsung dengan Bulog jika terjadi lonjakan. Ketut menjamin, pemerintah akan menanggung seluruh biaya distribusi SPHP yang dikeluarkan Bulog, tanpa terkecuali. Mulai dari transportasi kereta, kendaraan umum, feri, kontainer, bahkan hingga pesawat.

    "Bulog tidak punya celah untuk tidak bertindak. Di manapun Bulog mendistribusikan beras SPHP, biayanya akan diganti pemerintah. Kecuali ada kendala keamanan, itu bisa dikoordinasikan dengan Polri dan TNI," ujarnya.

    Bapanas berharap, dengan skema ini, Bulog tidak lagi beralasan dalam melakukan intervensi. "Setiap minggu kita melihat indeks harga beras terus naik, mestinya kita agak malu. Kita menguasai beras banyak, tapi intervensi harusnya bisa kita lakukan secepatnya di manapun di Indonesia," imbuh Ketut.

    Data terbaru dari Badan Pusat Statistik BPS hingga minggu kedua Agustus 2026 menunjukkan harga beras masih merangkak naik. Rata-rata harga beras medium nasional mencapai Rp14.515 per kilogram, naik 0,23 persen dari Juli. Sementara beras premium menyentuh Rp16.363 per kilogram, naik 0,20 persen. Kenaikan ini, meski tipis, terjadi secara konsisten.

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono juga mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman El Nino dan kekeringan yang diprediksi melanda antara September hingga Desember 2026. Berdasarkan informasi BMKG, fenomena ini berpotensi memicu lonjakan harga beras lebih lanjut.

    "Kita pernah mengalami inflasi beras yang cukup tinggi saat El Nino melanda. Ingat di tahun 2023, curah hujan rendah atau El Nino pada bulan September, menyebabkan inflasi beras melonjak hingga 5,61 persen," kenang Ateng. Beras memiliki peran signifikan sebagai penyumbang inflasi, seperti pada Februari lalu yang mencapai 5,32 persen. Oleh karena itu, pemantauan ketat dan langkah antisipasi menjadi krusial dalam beberapa bulan ke depan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Terkuak Jurus Jitu Prabowo Kejar Ekonomi 6 Persen

      19-08-2026 - 08.20

      Terungkap Modus Licik Operator Kapal Menhub Murka

      19-08-2026 - 05.20

      Monas Penuh! Menteri UMKM Ungkap Pesan Penting

      19-08-2026 - 02.20

      Tarif Ojol dan Kurir Berubah Total Siap-Siap

      18-08-2026 - 21.20

      Heboh Bandara NTT Tetap Normal Pasca Gempa

      18-08-2026 - 14.20

      Terungkap Kapan Subsidi Motor Listrik Prabowo Berlaku

      18-08-2026 - 08.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Terkuak Jurus Jitu Prabowo Kejar Ekonomi 6 Persen
      • Terungkap Modus Licik Operator Kapal Menhub Murka
      • Monas Penuh! Menteri UMKM Ungkap Pesan Penting
      • Tarif Ojol dan Kurir Berubah Total Siap-Siap
      • Harga Beras Meroket Stok Melimpah Ini Dalangnya

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.