Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Waktu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi Menipis

    14-10-2026 - 05.55

    Misteri Ekonomi Abu-Abu di Indonesia

    14-10-2026 - 05.20

    Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos

    14-10-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Waktu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi Menipis
    • Misteri Ekonomi Abu-Abu di Indonesia
    • Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos
    • Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal
    • Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan
    • Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia
    • Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan
    • Penyebab Antrean BBM di Bali Terungkap
    Faktual News
    Home - Market - BPJS Kesehatan Tegas Bot Telegram Palsu
    Market

    BPJS Kesehatan Tegas Bot Telegram Palsu

    03-08-2026 - 05.2002 Mins Read2
    bpjs kesehatan tegas bot telegram palsu

    faktual.news – BPJS Kesehatan mengeluarkan pernyataan resmi yang sangat tegas menanggapi maraknya peredaran sebuah bot Telegram bernama "EDABU BPJS BOT". Lembaga jaminan kesehatan nasional ini membantah keras bahwa kanal tersebut adalah milik mereka, apalagi dikelola secara resmi. Klarifikasi ini muncul menyusul isu sensitif mengenai dugaan penjualan data pribadi melalui bot ilegal tersebut.

    Melalui akun Instagram resminya @bpjskesehatan_ri, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa "Kanal Telegram ‘EDABU BPJS BOT’ TIDAK dibuat, dimiliki, maupun dikelola oleh BPJS Kesehatan." Pernyataan ini sekaligus membantah bahwa data yang diperjualbelikan atau disebarkan melalui bot tersebut berasal dari sistem data milik BPJS Kesehatan. Mereka mengklaim bahwa informasi yang beredar sangat berbeda dengan basis data yang mereka miliki.

    BPJS Kesehatan Tegas Bot Telegram Palsu
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Tampilan antarmuka bot Telegram tersebut, yang turut disertakan dalam materi klarifikasi, menunjukkan menu-menu penelusuran data yang ditawarkan dengan sistem token berbayar. Beberapa opsi yang terlihat mencakup pencarian data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga, informasi siswa, data perusahaan, hingga rincian gaji. Adanya tombol pembelian token semakin menguatkan indikasi praktik ilegal di balik bot tersebut.

    BPJS Kesehatan mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penipuan yang mencatut nama lembaga ini. Mereka juga mengingatkan akan risiko pelanggaran hukum serius terkait penyebaran dan penyalahgunaan data pribadi yang bisa merugikan banyak pihak.

    Untuk memastikan keamanan data dan mendapatkan layanan yang sah, BPJS Kesehatan meminta masyarakat hanya mengakses kanal-kanal resmi yang telah disediakan. Jalur resmi tersebut meliputi aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, serta Care Center 165.

    Lembaga ini juga mengajak masyarakat untuk aktif menyebarluaskan klarifikasi ini. Tujuannya agar tidak ada lagi warga yang terjebak dalam informasi keliru dan menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan. "Lindungi data diri Anda dan selalu gunakan jalur yang resmi," demikian pesan penutup dari BPJS Kesehatan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Waktu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi Menipis

      14-10-2026 - 05.55

      Misteri Ekonomi Abu-Abu di Indonesia

      14-10-2026 - 05.20

      Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos

      14-10-2026 - 02.55

      Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal

      14-10-2026 - 02.20

      Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan

      13-10-2026 - 23.55

      Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia

      13-10-2026 - 23.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Waktu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi Menipis
      • Misteri Ekonomi Abu-Abu di Indonesia
      • Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos
      • Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal
      • Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.