faktual.news – Kementerian Perhubungan Kemenhub di bawah kepemimpinan Menteri Dudy Purwagandhi kembali membuat gebrakan dengan melakukan perombakan penting. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Dirjen Hubla Muhammad Masyhud kini resmi digantikan oleh Pelaksana Tugas Plt Lollan Panjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Langkah strategis ini disebut sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi demi kinerja yang lebih optimal.
Plt Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik BKIP Kemenhub Farida Makhmudah menjelaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan ini adalah proses lumrah dalam manajemen pemerintahan. Menurut Farida keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh untuk memperkuat kinerja dan memastikan pelaksanaan tugas berjalan lebih optimal terutama dalam meningkatkan keselamatan pelayaran. Ini juga menjadi langkah untuk menghadirkan penguatan kepemimpinan serta memperketat sistem pengawasan di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Farida menambahkan bahwa kebijakan ini selaras dengan arahan Menhub Dudy Purwagandhi yang selalu menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi nasional. Kemenhub berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan baik dari sisi regulasi administrasi hingga pengawasan operasional di lapangan. Diharapkan pergantian ini mampu menyamakan fokus dan mempercepat langkah seluruh jajaran dalam mencapai tujuan tersebut.
Selain di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut rotasi kepemimpinan juga terjadi di Badan Pengembangan SDM Perhubungan BPSDMP. Pergantian ini dilakukan karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa purnabakti sehingga penunjukan pelaksana tugas diperlukan untuk menjaga kesinambungan organisasi. Kemenhub memandang pergantian pimpinan bukan sebagai indikator keberhasilan atau kegagalan individu melainkan kebutuhan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.
Dengan adanya penyegaran kepemimpinan ini Kemenhub berharap pengawasan serta peningkatan keselamatan pelayaran dapat berjalan lebih cepat efektif dan memberikan dampak positif bagi kualitas layanan transportasi laut di Indonesia.


