faktual.news – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan jaminan penuh bahwa kinerja kementeriannya tidak akan terganggu sedikit pun. Pernyataan ini muncul di tengah kekosongan kursi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) setelah Sudaryono beralih tugas menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Amran menegaskan operasional Kementan tetap berjalan normal dan aman.
Saat ditemui di kantor Kementan Jakarta Selatan Senin 27 Juli Amran menjelaskan bahwa penunjukan sosok pengganti Wamentan sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Ia memilih untuk menunggu keputusan dari Kepala Negara terkait siapa yang akan mengisi posisi strategis tersebut. "Kita mengikuti apa pun keputusan Bapak Presiden itu yang terbaik untuk Kementerian Pertanian" ujarnya.

Amran juga meminta publik untuk bersabar menanti pengumuman resmi mengenai waktu pengisian jabatan Wamentan. "Sabar saja sabar" katanya singkat.
Selain itu Amran turut menyampaikan harapan besarnya kepada Sudaryono yang kini memimpin BGN. Ia menekankan pentingnya penerapan sistem meritokrasi atau merit sistem dalam pengelolaan lembaga tersebut. "Pesan saya satu ke beliau bagaimana merit sistem diterapkan di BGN Meritokrasi Sudah" tegas Amran.
Sebelumnya Amran sempat mengisyaratkan bahwa nama calon Wamentan pengganti Sudaryono sudah ada di kantongnya. Namun ia masih enggan membocorkan identitasnya dan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Presiden Prabowo. "Sudah sudah ada nama calon Wamentan baru" kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan Jumat 24 Juli.
Meski demikian Amran tak menjelaskan lebih lanjut apakah nama tersebut sudah diajukan kepada Presiden. Ia hanya meminta doa terbaik dan kembali menegaskan akan mengikuti arahan Presiden.
Di sisi lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa hingga saat ini Presiden Prabowo belum membahas secara spesifik mengenai pengisian jabatan Wakil Menteri Pertanian yang ditinggalkan Sudaryono. "Jadi untuk berkenaan dengan masalah posisi Wamentan memang sampai saat ini belum didiskusikan" ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen Kamis 23 Juli.
Sudaryono sendiri secara resmi menanggalkan jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian setelah dilantik langsung oleh Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada Rabu 22 Juli. Ia menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Pengangkatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.


