Terungkap! Bisnis Ini Bawa Laba ASSA Melonjak 81%!
Faktual News – Jakarta – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), emiten yang menaungi ekosistem mobilitas orang dan barang, berhasil mengukir kinerja keuangan yang gemilang sepanjang tahun 2025. Laba bersih perusahaan ini melonjak signifikan sebesar 81% secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai angka fantastis Rp596,6 miliar, jauh melampaui Rp330,1 miliar yang dicatat pada tahun sebelumnya. Capaian impresif ini turut ditopang oleh pendapatan konsolidasi yang tumbuh 21% menjadi Rp6,0 triliun, dengan satu segmen bisnis menjadi lokomotif utama pertumbuhan.
Segmen logistik tampil sebagai primadona, menyumbang porsi terbesar yaitu 44% terhadap total pendapatan ASSA. Bisnis ini sukses mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,7 triliun, tumbuh pesat 39% dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan permintaan untuk layanan distribusi melalui platform seperti Cargoshare dan Anteraja menjadi pendorong utama di balik performa cemerlang ini. "Bisnis logistik kami secara konsisten memimpin perolehan pendapatan di antara berbagai segmen ASSA, menegaskan posisi strategis kami di pasar," ungkap Direktur Utama ASSA, Prodjo Sunarjanto, dalam keterangan resmi yang diterima Faktual News pada Kamis, 19 Maret 2026.
Tak hanya logistik, segmen bisnis lainnya juga menunjukkan geliat positif yang turut berkontribusi pada kinerja ASSA. Bisnis rental menempati urutan kedua dengan perolehan pendapatan Rp2,0 triliun, meningkat 5% dari tahun sebelumnya, berkat basis pelanggan yang solid dan beragam. Sementara itu, ekosistem kendaraan bekas juga menunjukkan penguatan. Penjualan mobil bekas mencatat pendapatan Rp1,1 triliun, naik 23% yoy, sedangkan jasa lelang melalui JBA menyumbang Rp260,8 miliar sepanjang tahun 2025.
Guna mempertahankan laju pertumbuhan yang berkelanjutan, ASSA menggariskan strategi ekspansif dan efisien. "Kami akan terus melanjutkan upaya ekspansi serta mengoptimalkan efisiensi operasional di seluruh lini bisnis," tambah Prodjo. Di sektor logistik, fokus ASSA adalah menjadi penyedia solusi logistik end-to-end, dengan penguatan segmen B2B melalui unit bisnis Cargoshare. Untuk ekosistem kendaraan bekas, anak usaha PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) melalui Caroline.id akan memperlebar sayap ke wilayah-wilayah potensial, sementara JBA berupaya mengoptimalkan kinerja lelangnya. Adapun pada bisnis rental, Perseroan berkomitmen untuk melakukan peremajaan armada melalui pembelian unit baru sembari menjaga jumlah armada stabil di kisaran 29.000-30.000 unit. Kinerja solid dan strategi yang terencana ini memproyeksikan ASSA untuk terus melaju di masa mendatang.
