Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    05-02-2026 - 21.20

    Terkuak! Strategi BEI Paksa Raksasa Pasar Patuhi Aturan Baru!

    05-02-2026 - 14.20

    BBTN Jadi Jawara Saham Bank BUMN, Analis Beri Sinyal Kuat!

    05-02-2026 - 05.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Terkuak! Strategi BEI Paksa Raksasa Pasar Patuhi Aturan Baru!
    • BBTN Jadi Jawara Saham Bank BUMN, Analis Beri Sinyal Kuat!
    • IHSG Melesat! BBTN, AMMN, BRIS Pimpin Pesta Cuan!
    • Peluang Emas atau Ancaman? Aturan Free Float 15% OJK Guncang Bursa!
    • TERBONGKAR! Bahaya Tersembunyi Demutualisasi BEI!
    • IHSG Meroket 2,52%! Saham Ini Jadi Primadona Pasar!
    • Bursa Geger! Sosok Ini Resmi Jadi Pjs Dirut BEI
    Faktual News
    Home - Market -
    Market

    05-02-2026 - 21.2002 Mins Read0

    IHSG Loyo! Cuma Sektor Ini yang Mampu Bertahan?

    Faktual News – Bursa saham domestik kembali menunjukkan performa lesu pada perdagangan 5 Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup hari dengan koreksi signifikan, merosot 0,53 persen ke level 8.103,87. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan dari posisi penutupan sebelumnya di 8.146,71, memicu pertanyaan di kalangan investor mengenai arah pasar ke depan.

    Gambar Istimewa :

    Data dari RTI Business menggambarkan dominasi sentimen negatif di pasar. Tercatat, sebanyak 349 saham harus rela terkoreksi, jauh melampaui 299 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 172 saham lainnya tetap stagnan tanpa perubahan berarti. Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan total 35,98 miliar saham berpindah tangan dalam 2,54 juta kali frekuensi, menghasilkan nilai transaksi fantastis sebesar Rp20,05 triliun.

    Kelesuan pasar tidak hanya menimpa IHSG. Mayoritas indeks acuan lainnya di dalam negeri juga ikut terjerembab ke zona merah. Indeks IDX30 turun 0,15 persen menjadi 432,59, disusul LQ45 yang terkoreksi 0,41 persen ke 829,36, dan JII yang melemah 0,32 persen ke 543,51. Di tengah gelombang merah ini, hanya indeks Sri-Kehati yang mampu berdiri tegak dengan penguatan 0,37 persen, mencapai 385,80.

    Peta pergerakan sektoral juga didominasi warna merah, mencerminkan tekanan jual yang merata di berbagai lini bisnis. Sektor industrial menjadi yang paling terpukul dengan penurunan 1,35 persen. Disusul oleh sektor infrastruktur yang anjlok 1,23 persen, sektor energi 1,20 persen, dan sektor teknologi 1,19 persen. Sektor siklikal juga tak luput dari koreksi 0,99 persen. Penurunan berlanjut ke sektor bahan baku (-0,87%), properti (-0,84%), kesehatan (-0,78%), transportasi (-0,18%), hingga sektor keuangan yang melemah tipis 0,11 persen.

    Di tengah badai koreksi, hanya satu sektor yang berhasil mencatatkan kinerja positif: sektor non-siklikal. Sektor ini menguat 0,79 persen, berkat dorongan signifikan dari saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang melonjak impresif 7,80 persen, menjadi penopang utama di tengah sentimen negatif pasar.

    Beberapa saham menjadi sorotan di tengah fluktuasi pasar. Di jajaran top gainers, nama PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) memimpin penguatan. Sebaliknya, saham-saham seperti PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) harus merasakan tekanan jual paling dalam, menempatkan mereka di daftar top losers. Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari.


    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    Terkuak! Strategi BEI Paksa Raksasa Pasar Patuhi Aturan Baru!

    05-02-2026 - 14.20

    BBTN Jadi Jawara Saham Bank BUMN, Analis Beri Sinyal Kuat!

    05-02-2026 - 05.20

    IHSG Melesat! BBTN, AMMN, BRIS Pimpin Pesta Cuan!

    04-02-2026 - 21.20

    Peluang Emas atau Ancaman? Aturan Free Float 15% OJK Guncang Bursa!

    04-02-2026 - 14.20

    TERBONGKAR! Bahaya Tersembunyi Demutualisasi BEI!

    04-02-2026 - 05.20

    IHSG Meroket 2,52%! Saham Ini Jadi Primadona Pasar!

    03-02-2026 - 21.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • (tanpa judul)
    • Terkuak! Strategi BEI Paksa Raksasa Pasar Patuhi Aturan Baru!
    • BBTN Jadi Jawara Saham Bank BUMN, Analis Beri Sinyal Kuat!
    • IHSG Melesat! BBTN, AMMN, BRIS Pimpin Pesta Cuan!
    • Peluang Emas atau Ancaman? Aturan Free Float 15% OJK Guncang Bursa!

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.