Faktual News – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta berhasil membukukan penjualan tiket kereta api jarak jauh sebanyak 142.147 lembar untuk periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 18 Mei. Angka ini merepresentasikan sekitar 58 persen dari total kapasitas 242.169 kursi yang disiapkan KAI selama masa liburan tersebut, menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
Juru Bicara KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa antusiasme publik terhadap layanan kereta api masih sangat kuat. "Hingga saat ini, kami masih melihat antusiasme masyarakat terhadap layanan kereta api sangat tinggi," ujar Franoto dalam keterangan resminya, Jumat (15/5), mengutip laporan dari Antara. Kinerja positif ini menjadi indikator pemulihan mobilitas dan pariwisata domestik pasca-pandemi.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan kelancaran perjalanan, KAI mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap harinya. Tak hanya itu, perseroan juga menambah sembilan perjalanan ekstra, dengan delapan di antaranya diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan satu perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Senen. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi tingginya permintaan dan memberikan fleksibilitas bagi para calon penumpang.
Pada hari Jumat saja, pergerakan penumpang dari dan menuju wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sangat padat. Sebanyak 22.548 orang memilih untuk berangkat dari Daop 1 Jakarta, sementara 20.547 penumpang tiba di wilayah tersebut. Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan terpadat dengan 8.936 penumpang, diikuti oleh Stasiun Gambir dengan 7.498 penumpang, serta Stasiun Bekasi dan Jatinegara yang juga mencatat volume signifikan. Untuk kedatangan, Stasiun Pasar Senen kembali mendominasi dengan 8.056 penumpang, disusul Stasiun Gambir (5.882 penumpang) dan Stasiun Bekasi (2.597 penumpang).
Berbagai kota menjadi tujuan favorit masyarakat selama libur panjang ini, meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, hingga Jember. Destinasi-destinasi ini menawarkan beragam daya tarik wisata yang menjadi magnet bagi para pelancong.
Tak hanya kereta jarak jauh, lonjakan permintaan juga terlihat pada layanan kereta lokal. KAI mencatat penjualan tiket KA Pangrango mencapai 19.030 lembar dari total 22.080 kursi yang tersedia, menunjukkan hampir seluruh kapasitas terjual habis. Sementara itu, KA Siliwangi juga membukukan penjualan 4.986 tiket dari kapasitas 11.448 kursi selama periode yang sama.
Menyikapi tingginya mobilitas ini, KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Penumpang disarankan memanfaatkan teknologi face recognition di pintu boarding untuk mempercepat proses dan mengurangi antrean. Selain itu, penting bagi penumpang untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan, menjaga barang bawaan, serta mematuhi seluruh aturan perjalanan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama selama menikmati liburan.


