Faktual News Pasar saham Indonesia kembali mencuri perhatian! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan Kamis, 5 Juni 2025, dengan performa impresif di level 7.120,11. Lonjakan ini menandai penguatan 0,72 persen dari pembukaan di angka 7.069,03. Di balik euforia tersebut, tersimpan dinamika menarik yang patut diulas.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Data dari faktual.news mencatat volume transaksi mencapai 13,53 miliar saham, dengan frekuensi mencapai 819 ribu kali dan nilai transaksi total menyentuh Rp9,12 triliun. Meskipun terlihat positif, perlu dicermati bahwa sebanyak 319 saham mengalami koreksi. Di sisi lain, 276 saham menguat, sementara 206 saham lainnya stagnan.

Sektor-sektor unggulan menjadi penggerak utama penguatan IHSG. Sektor bahan baku memimpin dengan kenaikan 2,05 persen, disusul sektor energi (0,86 persen), teknologi (0,75 persen), siklikal (0,67 persen), industri (0,33 persen), dan keuangan (0,05 persen). Namun, beberapa sektor lain menunjukkan pelemahan, di antaranya kesehatan (-1,27 persen), infrastruktur (-0,28 persen), non-siklikal (-0,23 persen), transportasi (-0,18 persen), dan properti (-0,04 persen).
Tren positif IHSG juga sejalan dengan pergerakan beberapa indeks bursa Asia. Hang Seng Index dan Shanghai Composite Index mencatatkan penguatan masing-masing sebesar 0,48 persen dan 0,08 persen. Berbeda dengan Nikkei 225 Index Tokyo yang justru melemah 0,50 persen. Pergerakan ini menunjukkan kompleksitas faktor global yang turut mempengaruhi kinerja IHSG. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami dinamika pasar yang lebih dalam dan memprediksi pergerakan IHSG di sesi berikutnya.
