Faktual.news – Industri logistik makanan dan minuman (F&B) kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Dalam menjaga kesegaran produk, perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan kendaraan dengan kapasitas angkut besar, tetapi juga sistem distribusi yang mampu menjamin stabilitas suhu secara presisi. Ketidakstabilan suhu sedikit saja dapat merusak kualitas komoditas dan menyebabkan kerugian finansial yang besar bagi pelaku usaha.
Menanggapi kebutuhan krusial tersebut, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, memperkenalkan inovasi terbaru dalam sistem rantai dingin atau cold chain. Melalui ajang Food Transport & Logistic Expo 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Mitsubishi Fuso memamerkan integrasi antara armada tangguh dan teknologi digital mutakhir.

Salah satu primadona yang diangkat adalah unit Canter FE 71L yang dipadukan dengan teknologi Runner Telematics Cold Chain Package. Kendaraan ini dirancang khusus untuk mobilitas distribusi di area perkotaan dengan konfigurasi empat ban dan sasis yang lebih panjang, sehingga mampu memberikan volume angkut yang maksimal namun tetap efisien.
Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, menekankan bahwa dalam bisnis pangan, ketepatan waktu dan suhu adalah segalanya. "Melalui integrasi unit Canter FE 71L, sistem digital Runner Telematics, dan kesiapan layanan purnajual, kami memberikan kepastian operasional yang lebih terkontrol bagi para pengusaha cold chain," ungkap Aji.
Keunggulan utama dari solusi ini terletak pada penggunaan teknologi berbasis Internet of Things (IoT). Melalui sistem telematika Runner, pengusaha dapat memantau dua aspek vital secara real-time: sensor temperatur dan sensor pintu. Sensor temperatur akan memberikan peringatan otomatis jika suhu di dalam boks pendingin keluar dari batas aman. Sementara itu, sensor pintu berfungsi memantau frekuensi buka-tutup pintu kargo guna meminimalkan kebocoran suhu dingin yang sering menjadi penyebab kerusakan produk.
Keandalan ini juga telah dibuktikan oleh PT Trimitra Trans Persada Tbk (B-LOG), sebuah perusahaan penyedia layanan logistik B2B terkemuka. B-LOG yang mengoperasikan lebih dari 3.500 unit armada di seluruh Indonesia, memilih Mitsubishi Fuso sebagai mitra strategis untuk menjaga konsistensi layanan distribusi produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG) mereka.
Gerry Ardian, Chief Innovation Officer B-LOG, menyatakan bahwa kesesuaian suhu adalah kunci utama dalam industri ini. Menurutnya, armada yang andal dan adaptif sangat dibutuhkan untuk menjaga standar penanganan produk dari gudang hingga ke tangan konsumen akhir.
Tak hanya soal unit, Mitsubishi Fuso juga memperkuat komitmennya melalui pilar Zero Down Time. Hal ini diwujudkan dengan jaringan 225 diler resmi, layanan Bengkel 24 Jam Non-Stop, hingga layanan One Stop Service di wilayah Jabodetabek yang memungkinkan perawatan kendaraan sekaligus alat pendingin dilakukan di satu lokasi. Dengan solusi terintegrasi ini, Mitsubishi Fuso memposisikan diri sebagai mitra utama dalam mengawal efisiensi logistik rantai dingin nasional.


