Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global

    02-11-2026 - 16.20

    Stop Ekspor Lewat Negara Perantara

    02-11-2026 - 14.55

    Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara

    02-11-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global
    • Stop Ekspor Lewat Negara Perantara
    • Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara
    • Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
    • Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten
    • Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia
    • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
    • Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara
    Faktual News
    Home - Market - Stop Ekspor Lewat Negara Perantara
    Market

    Stop Ekspor Lewat Negara Perantara

    02-11-2026 - 14.5503 Mins Read0
    stop ekspor lewat negara perantara

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dalam menjaga kedaulatan ekonomi nasional dengan melarang pengiriman sumber daya alam (SDA) melalui negara perantara atau negara transit. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh nilai tambah, mulai dari pencatatan transaksi hingga penerimaan pajak, sepenuhnya dinikmati oleh negara Indonesia, bukan justru menguntungkan pihak ketiga.

    Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan instruksi langsung kepada jajaran di bawahnya untuk menghentikan praktik ekspor komoditas strategis seperti batu bara dan gas alam cair (LNG) yang menggunakan jalur transit negara tertentu. Menurutnya, praktik "stempel" oleh negara perantara hanya akan merugikan posisi tawar Indonesia di pasar global.

    Stop Ekspor Lewat Negara Perantara
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Saya perintahkan lewat forum ini, jangan lagi ada pengiriman sumber daya alam kita kalau kita ekspor ya lewat transit negara tertentu. Saya tidak mau. Kalau kita mau kirim barang ke China, ya dari Jakarta langsung ke China. Tidak boleh dari negara yang itu, hanya stempel baru dia bilang ini ekspor dari negara dia," tegas Bahlil dalam acara Opening Ceremony Minerba Convex 2026 di Jakarta Pusat, Senin (2/11).

    Bahlil menekankan bahwa aturan ini juga berlaku ketat untuk sektor migas. Ia telah memerintahkan Direktur Jenderal Migas serta Kepala SKK Migas agar pengiriman LNG ke negara-negara seperti Jepang atau Korea Selatan dilakukan secara langsung dari Indonesia. Ia mempertanyakan urgensi penggunaan negara lain dalam rantai distribusi tersebut, mengingat Indonesia adalah negara berdaulat yang tidak seharusnya diatur oleh pihak luar.

    Selain masalah jalur ekspor, Bahlil juga memaparkan strategi pengendalian produksi batu bara melalui mekanisme Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan (supply and demand) di pasar global. Hal ini dilakukan agar harga batu bara tidak merosot tajam yang dapat merugikan pendapatan negara.

    Berdasarkan data, Indonesia memegang peran krusial dengan menyumbang sekitar 43 persen dari total pasokan batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, volume produksi yang besar seringkali tidak dibarengi dengan harga yang menguntungkan jika tidak dikelola dengan baik. Bahlil menjelaskan bahwa dengan melakukan koreksi atau pemangkasan produksi, harga batu bara justru dapat terjaga di level yang lebih tinggi.

    "Ini strategi karena kita jaga supply and demand. Pendapatan negara kita melonjak, meskipun produksi turun. Jadi produksinya terkoreksi menurun, tapi pendapatannya naik," jelasnya.

    Kebijakan pemangkasan RKAB ini juga bertujuan untuk menciptakan pemerataan bagi para pelaku usaha. Dengan membatasi kuota produksi perusahaan-perusahaan raksasa, pemerintah memberikan kesempatan bagi perusahaan tambang skala menengah dan kecil untuk ikut berkontribusi dalam industri ini.

    Langkah berani ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya mode "bertahan" (survival) demi menyelamatkan kekayaan alam nasional. Pemerintah kini lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri, termasuk kemungkinan tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga jika diperlukan untuk menjaga ketahanan energi domestik.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global

      02-11-2026 - 16.20

      Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara

      02-11-2026 - 14.20

      Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus

      02-11-2026 - 12.55

      Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten

      02-11-2026 - 12.20

      Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia

      02-11-2026 - 10.55

      Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini

      02-11-2026 - 10.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global
      • Stop Ekspor Lewat Negara Perantara
      • Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara
      • Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
      • Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.